Pengalaman Belanja Online Pre Order Tokopedia, Tata Cara, Kelebihan dan Kekurangan


Berbicara tentang belanja online pre order Tokopedia, saya jadi ingat pengalaman  saya dulu ketika menjahit baju dan membeli flower crown. Ya, lebih kurang 2 kali. Berhubung transaksi tersebut untuk pertama kali, jadi meninggalkan kesan dan catatan tersendiri bagi saya. Melalui postingan ini saya ingin sharing dan mencoba menjawab beberapa pertanyaan teman-teman.


Agar tidak terjadi diskomunikasi, izinkan saya sekilas menjelaskan arti pre order Tokopedia. Sesuai dengan katanya, pre order artinya pesan terlebih dahulu. Dalam transaksi ini teman-teman membeli sebuah produk dengan cara membuat pesanan sekaligus melakukan pembayaran di muka. Atas order tersebut, penjual akan memproduksi pesanan dalam beberapa hari. Setelah pengerjaan selesai, barulah produk dikirim. 



Mengapa saya memilih preorder?


Khusus transaksi pre order menjahit baju online, saya ingin memiliki gamis sesuai dengan model yang saya suka. Saya punya desain sendiri yang sesuai dengan postur tubuh. Kebetulan, saya tidak menemukan produk baju yang sudah ready stok yang cocok baik ukuran maupun stylenya. 


Saya pada waktu itu sedang bekerja kantoran dan juga tergolong sibuk. Keterbatasan tranportasi dan tidak mau repot membuat saya berpikir dua kali mencari tukang jahit offline. Lagi pula saya sudah punya contoh ukuran baju lama yang sesuai sehingga tidak perlu mengukur badan lagi. Tinggal mengirimkan ukuran yang sudah ada via chatt kepada penjual. 


Nah, kalau pre order produk flower crown alasannya adalah karena harganya tergolong murah dan saya jatuh cinta dengan desainnya. Saya sudah bandingkan dengan produk lain tapi seller ini termasuk yang terbaik menurut saya. Sayangnya, barang yang saya inginkan tidak ready stok dan harus dipesan terlebih dahulu. Karena saya memang suka dan senang, ya mau tidak mau saya rela menunggu selama proses pengerjaan. 


Selain itu, saya melihat review pembeli termasuk bagus. Penjahitnya tergolong profesional dan memiliki model baju gamis muslim kekinian. Awalnya saya sempat ragu tapi setelah meneliti, saya yakin sama seller tersebut. Benar saja, dia mengerjakan dengan baik dan tepat waktu.  


Berapa lama pesanan diproses hingga diterima?


Saya membeli flower crown tanggal 26 Juni, paket dikirim tiga hari kemudian dan sampai ke alamat tanggal 2 Juli. Ya, seller mengerjakan barang handmade tersebut selama 3 hari. Jadi, produk saya terima dalam waktu 6 hari sejak melakukan pembayaran. Sementara itu, pembuatan baju membutuhkan waktu hingga 20 hari karena saya memesan 2 potong sekaligus.

 

Perlu diketahui bahwa karena pesanan preorder itu dibuat dulu oleh penjual, maka waktu yang dihabiskan dari awal hingga transaksi selesai termasuk lama dibanding memesan yang ready stok. Di kolom deskripsi, penjual biasanya membuat keterangan berapa estimasi waktu pengerjaan pre order. Misalnya, 7 hari, 10 hari, 15 hari. Karena ini bersifat estimasi, maka pengerjaan bisa saja lebih lama dari masa tersebut. 


Namun, tidak tertutup kemungkinan juga ada seller yang gerak cepat. Dalam kasus lain yang berbeda, saya pernah belanja yang tulisannya pre order tapi 1 hari kemudian paket sudah dikirim. Tergolong cepat. Ternyata, si penjual menuliskan pre order semata-mata karena pesanan membludak dan dia takut tidak bisa cepat mengirimkan. Padahal sebenarnya, stok produknya yang ready banyak alias tidak perlu dibuat dulu. 


Tokopedia memberikan batas waktu yang lumayan panjang yaitu pembelian via aplikasi hingga 90 hari dan 210 hari melalui versi desktop. Meski demikian, sebenarnya tergantung dengan kebijakan yang dibuat penjual di deskripsi produk. Masing-masing seller memiliki kebijakan berbeda masing-masing soal berapa lama waktu pengerjaan dan pengiriman. Jadi, sebaiknya kamu menyesuaikan dengan kebutuhan. Jika terasa lama, cobalah melakukan negosiasi apakah bisa lebih cepat. 


Suka dan duka belanja pre order


Kuntungan pre order yang saya rasakan adalah  saya lebih leluasa atau bebas mendapatkan produk sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan. Agar benar-benar sesuai harapan, maka konsumen dituntut mencari seller yang komunikatif dan enak diajak kerjasama. Dengan adanya fitur ini memiliki barang impian terasa lebih mudah. 


Produk ready di etalase merupakan barang jadi dengan desain dari pabrik. Ukurannya sering all size dan desainnya belum tentu cocok bagi semua orang. Dengan fitur pre order, pembeli dibantu mendapatkan sebuah produk sesuai size dan desain yang dihendaki. Entah itu, penambahan tulisan di kaos sablon, motif, renda, kombinawarna dan lainnya. 


Kerugian pre order menurut saya terletak pada waktu dan biaya kirim. Namanya saja pre order, jadi seller butuh waktu untuk membuat produk. Sebagai pembeli, saya tentu berharap pesanan lebih cepat diterima. Namun, itulah konsekuensinya. Harus ikhlas menunggu sesuai kesepakatan. Kekurangan lainnya adalah barang preorder tidak bisa disatukan pembeliannya dalam satu transaksi sehingga berdampak pada biaya ongkos kirim. Untuk berat yang tidak sampai 1 kg menurut saya memberatkan, tidak efisien. 


Misalnya, ketika saya pre order flower crown ternyata seller juga menjual kain tile meteran. Ketika saya klik pembayaran maka transaksi dipecah menjadi dua. Padahal flower crown beratnya cuma 250 gram dan butuhnya cuma 2 pcs. Mau dibeli sekalian dengan kain tile meteran 250 gram agar hemat ongkir tidak bisa.


Ini karena kebijakan toko online kalau produk pre order dengan produk ready stok tidak bisa digabungkan dalam satu transaksi. Akibatnya adalah 2 kali membayar beban pengiriman. Satu biaya untuk produk preorder, satu biaya untuk produk ready stok meskipun belanja satu penjual dan meski berat produk cuma beberapa gram saja. 


Hal tersebut yang pernah membuat saya sedikit kecewa dulu karena saya terbiasa belanja dengan cara membeli beberapa produk di toko yang sama agar hanya mengeluarkan biaya kirim 1 kali saja.  Namun sekali lagi, ini adalah ketentuan toko online, jadi tergantung konsumen mau belanja atau tidak. Kalau dirasa memberatkan, lebih baik beli barang yang sudah ready stok saja. Atau agar tidak menguras kantong gunakan voucher free ongkos kirim dan membeli produk dengan kategori sama-sama preorder beberapa pcs sampai genap 1 kg. 



Apakah Preorder Tokopedia itu Penipuan?


Berdasarkan kasus saya, alhamdulillah pre order Tokopedia aman asalkan konsumen cermat dan selektif memilih seller. Tidak hanya pre order, saya telah belanja di Tokopedia selama 3 tahun. Sudah lebih dari 30 transaksi dan sepanjang pengalaman tersebut alhamdulilah tidak ada masalah. Sellernya beneran nyata dan mau bertanggungjawab. Bahkan, kelebihan uang beberapa ribu saja dikembalikan. Kalau ada yang meragukan dan penasaran sudah sampai dimana proses pengerjaan, penjual tersebut juga mudah dihubungi dan diajak kompromi.

 

Pengalaman masing-masing pembeli sudah pasti berbeda, jika teman-teman merasa mengalami penipuan belanja online yuk berbagi disini ceritanya. Bagi kamu yang pemula dalam dunia transaksi di internet, saya sarankan agar memahami cara dan strategi melindungi diri agar tidak menjadi korban penipuan.  



Tata Cara pre order Tokopedia Beserta Contoh


Mungkin teman-teman penasaran, apa saja contoh produk yang bisa dibeli dengan pre order? Umumnya sih barang-barang handmade atau buatan tangan. Bisa juga produk custom yang ukuran dan desain sesuai keinginan teman-teman.  Namun, sekarang, produk lain juga mulai banyak ditawarkan lewat preorder karena penjual butuh waktu untuk mengirim paket. Barang yang dipesan bisa souvenir, kaos custom, aksesoris handmade, elektronik, buku coming soon atau bahkan makanan. 


1. Gunakan fitur pencarian untuk menemukan produk yang ingin kamu beli. Misalnya, mau beli gamis. Setelah dicari-cari ternyata tidak ada yang cocok yang ready stok. Kamu merasa tertarik dengan gamis produksi Alwa Hijab yang dijual dengan sistem pre order. 




2. Baca deskripsi produk dan klik pre order. Supaya tidak salah beli dan menyesal setelah memesan, bacalah kolom penjelasan gamis dengan seksama seperti ukuran, pilihan warna, terbuat dari bahan apa, berapa lama pre ordernya, berat, dikirim dari mana dan lainnya yang ingin kamu ketahui. Setelah dibaca ternyata sistemnya pre order dengan waktu 30 hari. Kalau kamu fix, maka kamu langsung bisa klik tulisan pre order. 



3. Selanjutnya klik tanda + keranjang supaya produk pilihan kamu masuk ke keranjang belanja. Kalau mau nambah belanja order, kamu bisa kembali mencari barang di toko yang sama atau di toko lain. Setelah selesai, maka klik Beli. 



4. Pilih durasi dan pilihan pengiriman. Setelah itu, maka otomatis kamu akan dibawa pada halaman pengiriman. Masukkan alamat pengiriman paket, jika tidak bisa input terlebih dahulu di informasi akun kamu. Jangan lupa pilih juga jasa ekspedisi yang ingin kamu gunakan. 



5. Scroll layar aplikasi ke bawah dan klik pilih pembayaran. Klik lihat semua, kamu akan dihadapkan pada berbagai jenis pembayaran yang digunakan Tokopedia. Silahkan dipilih apakah mau menggunakan pembayaran Tokopedia seperti OVO, melalui kurir/COD bayar di tempat, BRI, BCA, Mandiri, Virtual Account, Kartu Kredit/Debit, atau membayar tunai di gerai Alfamart, Indomaret, Kantor Pos, Circle K dan lainnya. 


6. Klik bayar. Setelah memilih jenis pembayaran, maka akan muncul  halaman yang berisi kalkulasi total tagihan yang harus kamu bayar. Kalau masih belum yakin, kamu bisa klik tulisan detail untuk memastikan bahwa produk dan alamat yang kamu input sudah benar. Setelah fix, klik Bayar. Jangan lupa bayar persis sebesar nominal tertera, jangan dibulatkan ke atas atau pun ke bawah karena hal ini bisa membuat order kamu tidak terbaca sistem.  


7. Menungggu verifikasi pembayaran dan paket diproses penjual. Setelah membayar sesuai pilihan, maka order kamu akan diverifikasi beberapa saat. Jangan khawatir kalau belum muncul pemberitahuan karena sistem sedang bekerja. Jika sudah terverfikasi, nanti order kamu akan masuk dalam kategori diproses atau dikemas seller. Kamu juga bisa mengirim chat kepada penjual untuk mengabarkan order kamu atau pun menanyakan hal tertentu. Terakhir, kamu tinggal menunggu paket sampai ke alamat. 



***


Belanja online pre order Tokopedia ini bukanlah hal baru sebenarnya karena fiturnya sudah ada lebih dari 3 tahun lalu. Kalau fitur baru mungkin perlu dikhawatirkan ya tapi karena sistem ini sudah ada beberapa tahun, menurut saya tidak ada yang perlu diragukan. Sebagaimana yang saya bilang tadi, asalkan berhati-hati, selektif memilih penjual dan cermat biasanya belanjanya aman dan lancar. Oya, selain Tokopedia, saya juga pernah beberapa kali belanja pre order di Shopee.


Oya, jangan lupa, belanja pre order ini sebaiknya dipilih hanya jika kamu  benar-benar menyukai sebuah produk, punya spesifikasi yang perlu dibuat handmade atau custom dan mau bersedia menunggu proses pembuatannya. Kalau kamu butuh cepat dan termasuk kurang sabar, maka fitur ini kurang cocok untuk kamu. Saya memberitahu hal ini supaya kamu mempertimbangkan dulu sebelum belanja dan agar tidak menyesal atau kecewa. 

 

Subscribe to receive free email updates: