Apakah Menabung Emas Bisa Untung? Ini Pengalaman Saya


Pada postingan kali ini saya ingin mengupas apakah menabung emas bisa untung? Seperti yang teman-teman ketahui, akhir-akhir ini tabungan emas lagi naik daun dan heboh dimana-mana. Para perencana keuangan maupun investor rata-rata membahasnya. Terlebih sekarang menabung emas jauh lebih mudah, bisa mulai nabung mulai dari Rp 5.000 saja. Nah, kalau begini siapa yang tidak tertarik coba?

Saya telah mencoba tabungan emas sebanyak dua kali. Niatnya memang sekedar penasaran saja dan sebagai penelitian apakah menabung emas bisa untung seperti yang dibilang orang-orang. Saya menabung menggunakan akun suami melalui pegadaian digital service dan satu lagi akun atas nama saya di Shopee yang juga bekerja sama dengan pegadaian. Dari pengalaman saya, menabung emas memang bisa untung. Hanya saja keuntungan tabungan emas saya baru bisa buat membeli semangkok dua mangkok bakso. 

Belum maksimal karena dipengaruhi oleh beberapa faktor. Di antara faktornya yaitu saya menabung dalam waktu relatif singkat dan jumlahnya juga masih sedikit. Di samping itu, saya hanya membuat tabungan emas seperti biasanya saja sama kayak mayoritas emak-emak zaman dulu. Begitu ada uang ditangan langsung beli tanpa peduli posisi harga. Kapan butuh uang, emasnya pun kemudian langsung melayang tanpa mencari tahu apakah saatnya tepat menjual atau gimana 😁. Saya menjalani begitu saja tanpa ada strategi apa-apa. Tanpa style seorang investor.

Padahal setiap investasi pastilah butuh usaha agar hasilnya maksimal. Sesuatu butuh proses dan ikhtiar. Tidak datang begitu saja tanpa ada ilmu pengetahuan dan kesabaran dalam perjuangan. Belajar dari pengalaman saya tersebut, saya bisa memetik beberapa pelajaran penting untuk memaksimalkan keuntungan investasi emas saya kedepannya. Nah, berikut 3 hal yang menurut saya sangat penting untuk diperhatikan agar menabung emas bisa untung  :


1. Beli Ketika Harga Turun, Jual Ketika Harga Tinggi

Kunci utama menabung emas agar untung adalah membeli ketika harga emas sedang turun dan menjualnya ketika harga emas sedang melambung tinggi. Ini yang saya tidak ketahui dulu, makanya beli emas kapan saja tanpa peduli harga. Nah, pertanyaannya adalah kapan kita akan tahu bahwa harga emas sedang turun dan naik?

Untuk mengetahuinya seorang investor wajib memantau pergerakan harga emas dari waktu ke waktu. Wajib rajin update informasi tentang emas dan melakukan riset. Biasanya ada kanal berita yang melaporkan perkembangan emas terkini. Satu hal yang perlu diingat yaitu harga emas fluktuatif. Kadang naik, kadang turun. 

Cara terbaik membeli emas adalah ketika terjadi penurunan harga yang lumayan tajam. Semakin dalam kejatuhan harga emas, maka semakin besar potensi keuntungan yang bisa didapatkan nantinya ketika harga emas sudah kembali normal atau naik. Untuk mengetahui hal ini, seorang investor emas mempelajari grafik harga emas. Kemudian membandingkan harga dari hari ke hari, bulan ke bulan dan tahun ke tahun.

Selain bisa menemukan celah harga termurah, agar mendapatkan untung maka harus sabar menunggu momen yang tepat yaitu saat harga melonjak naik. Jika berhasil mendapatkan harga emas pada titik terendah selama periode tertentu, ibaratnya kamu mendapatkan harga diskon dan rezeki nomplok. Apalagi jika nanti dijual lagi dengan harga jauh lebih tinggi, maka rezeki nomploknya bisa berubah menjadi durian runtuh 😀


2. Makin Lama Disimpan Makin Cuan

Seperti yang sudah saya singgung tadi, salah satu faktor penyebab mengapa keuntungan tabungan emas saya tidak maksimal karena saya menyimpannya dalam waktu yang tergolong singkat. Yup, jarak antara bulan membeli dan bulan menjual termasuk pendek. Hanya 2 bulan saja. Tidak ada cara instan mencari uang, begitu juga dengan keuntungan investasi emas. 

Lumrahnya tabungan emas untung jika disimpan dalam jangka waktu lama. Prinsip ini sudah menjadi rahasia umum. Semakin lama disimpan maka potensi perubahan harga semakin lebih besar. Tingkat keuntungan memang sangat ditentukan oleh berapa lama penyimpanan. Semakin lama menyimpan emas, maka potensi kenaikan harganya akan terlihat jelas. Sebab harga emas dari tahun ke tahun cenderung naik. 

Saya pernah membaca berita tentang seorang ibu-ibu yang rajin menabung emas kurang lebih sekitar 10 tahun lamanya. Pembelian pertamanya harga emas cuma Rp 100.000 per gram dan pada tahun ke 10 harga emas sudah naik menjadi Rp 350.000 per gram. Untung yang didapatkannya berkali lipat, 350 %. Dia sangat bersyukur karena hasil penjualan abungan emas tersebut berhasil membantunya dalam membangun rumah impian. 

3. Makin Banyak Gram Yang Dimiliki, Untung Pun Makin Tinggi

Disamping soal waktu, jumlah keuntungan emas yang didapat dipengaruhi jumlah kuantitas yang dimiliki. Dengan kata lain, makin banyak jumlah emas yang dimiliki maka keuntungan akan terlihat makin besar. Ini juga merupakan salah satu alasan mengapa keuntungan tabungan emas saya tidak begitu terasa manfaatnya karena saya hanya memiliki sedikit saja. Dibawah ini saya kasih ilustrasinya agar lebih mudah dipahami.

Saya dulu awalnya pada bulan April tahun 2021 membeli emas di harga Rp 870.000 per gram. Harga jual tertinggi emas sejak saya membeli hingga hari ini adalah Rp 970.000 per gram yang terjadi pada tanggal 24 Maret 2023. Jika saya menjual pada bulan Maret lalu, maka saya akan mendapatkan keuntungan sebesar Rp 100.000 per gram. Nah, kalau saya hanya mempunyai 1 gram emas, maka laba saya Rp 100.000 saja. Namun, jika tabungan emas saya mencapai 10 gram, maka untungnya menjadi 10 gram x Rp 100.000 = Rp 1.000.000. 

Bayangkan jika jumlahnya lebih dari itu, tinggal dikalikan saja keuntungan yang didapat. Melalui contoh tersebut, saya ingin menginformasikan kalau kuantitas sangat mempengaruhi laba. Jika seseorang bisa menyimpan emas dalam jangka waktu lama misalnya 5 tahun ke atas kemudian jumlahnya juga puluhan hingga ratusan gram, tidak mustahil investasi emas akan membuatnya tambah kaya. 


***

Nah, demikianlah pelajaran yang saya ambil dari pengalaman saya menabung emas selama 2 tahun terakhir ini. Semoga bisa menjawab pertanyaan teman-teman pemula apakah menabung emas bisa untung? Yup, investasi emas memang menguntungkan seperti yang saya bilang di awal postingan tadi. Namun, seberapa besar persentase yang didapat, itu yang harus menjadi pekerjaan rumah setiap investor pemula. Soalnya perolehan untung para investor emas berbeda satu sama lain. Bisa untung sedikit, sedang dan besar tergantung sejak kapan mulai investasi, berapa lama investasi dan berapa jumlah total investasi. 

Ini sekaligus secara tidak langsung untuk menjawab pertanyaan berapa lama investasi emas bisa untung dan investasi emas untungnya berapa? Tidak ada jawaban yang tepat dan akurat sebab yang namanya investasi memang serba tidak pasti. Semuanya hanyalah estimasi dan perkiraan. Emas bisa naik 5 %, 7 %, 10 %, 15 % bahkan mungkin 20 % tergantung kondisi ekonomi. Begitu juga untuk jangka waktu, mayoritas pemerhati investasi memang menyarankan diatas 5 tahun seperti 10 tahun, 15 tahun, 20 tahun dan lebih dari itu. 

Terakhir, jika ingin sukses dalam investasi emas, maka sebaiknya menabung emas secara konsisten dan juga memiliki kesabaran dalam menunggu. Dua hal ini sangat sulit dilakukan oleh para pemula termasuk saya. Apalagi kalau lagi butuh uang, bawaannya ingin menjual terus. Banyak godaan dan mudah goyah hingga untung tabungan emasnya tidak begitu dirasakan. []