Bagaimana Cara Melunasi Hutang Pinjol Yang Menumpuk? Ini Cara Yang Saya Lakukan Dulu !


Jika teman-teman sedang bingung dan mencaritahu bagaimana cara melunasi hutang pinjol yang menumpuk, teman-teman berada di artikel yang tepat. Saya memahami dan ikut merasakan seperti apa rasanya saat seseorang terjebak dengan hutang pinjaman online yang bertumpuk-tumpuk. Saya pernah terjerumus dalam hal serupa dimana butuh waktu sekitar 13 tahun bagi saya untuk melunasi hutang-hutang saya. Alhamdulillah baru di akhir tahun 2023 kemaren hidup saya sudah bebas dari hutang. 

Pertama sekali izinkan saya mengucapkan rasa salut saya karena teman- teman masih memiliki niat baik melunasi hutang dan mau bertanggungjawab dengan cara mencaritahu bagaimana cara melunasi hutang pinjol yang menumpuk. Saya bisa melalui, saya yakin teman-teman juga bisa melalui dan suatu hari akan bebas hutang juga. Persoalan hutang ini jika tidak segera diselesaikan maka tumpukan hutang beserta bunganya akan semakin membesar. Dari 1 juta bisa menjadi 5 juta, dari 5 juta menjelma menjadi 10 juta, dari 10 juta menjadi 20 juta. Jika dibiarkan saja bergulir maka akan menjadi bom waktu. Tanpa terasa sudah menjelma menjadi 50 juta atau 100 juta saja. 

Tentunya teman-teman tidak ingin hutang terus bertambah menggunung. Makin lama dibiarkan hidup akan semakin kacau balau. Saya bahkan terserang GERD Anxiety bertahun-tahun berawal karena masalah hutang ini. Bagi teman-teman yang bingung bagaimana cara melunasi hutang pinjol yang menumpuk saat ini, maka berikut ini saya berikan langkah-langkahnya :


1. Catatlah Semua Hutang-Hutang PinjolMu dan Tandai

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah memastikan jumlah total hutang dengan membuat daftar hutang. Tidak hanya mencatat jumlah pokok pinjaman tetapi juga beserta dengan bunga-bunganya jika ada. Hal ini tampak sederhana tetapi akan berpengaruh besar yaitu kamu mengetahui dengan tepat berapa jumlah hutang-hutangmu. 

Dengan demikian tidak ada yang terlewatkan satupun sehingga ketika suatu hari hutangmu lunas maka benar-benar lunas semua. Langsung coret dan tandai hutang yang sudah lunas. Ini juga akan memberikan motivasi agar bisa melunasi hutang. Saya dulu melakukan ini agar pikiran saya tenang, lapang dan saya menjadi mudah mengurainya satu persatu.


2. Membayar Hutang Pinjol Berdasarkan Prioritas

Jika sudah mengetahui total hutang dan membuat daftarnya, pilahlah atau kelompokan hutang tersebut ke dalam beberapa bagian sehingga makin memudahkan kamu. Misalnya saja, menandai hutang yang bersifat mendesak, yang sudah telat bayar atau yang paling dekat waktu jatuh tempo pembayarannya.  

Hutang-hutang inilah yang harus diutamakan untuk melunasinya. Adapun hutang yang jatuh temponya masih lama berada di urutan terakhir.  Dengan menyusun tahapan seperti ini, otomatis pikiranmu menjadi terbuka. Sebaliknya, jika hutang campur aduk dan asal bayar, semuanya bisa makin semrawut.


3. Berhentilah Menutup Hutang Pinjol dengan Pinjol Baru 

Tidak dipungkiri agar satu hutang bisa terlunasi, seseorang kadang membuat hutang baru untuk menutupinya. Yup, apalagi kalau bukan gali lubang tutup lubang. Saya tidak menyalahkan tindakan ini karena saya juga pernah melakukannya apalagi pada waktu itu saya sempat beberapa tahun tidak punya penghasilan tetap. 

Pesan saya, usahakan hutang baru yang dibuat tidak lagi di aplikasi pinjol. Jangan menutup hutang pinjol dengan membuat pinjaman online baru baik di aplikasi yang sama maupun di aplikasi lain. Ini adalah hal konyol. Kalau sudah terlanjur ya sudah tapi setelah itu berhentilah melakukannya. 

Kenapa? Ini tentu akan memperparah keadaanmu, memperbesar tumpukan hutangmu. Biaya potongan saat meminjam, bunga yang dibebankan sangat tinggi serta denda yang juga tidak kecil akan membuat hidupmu makin berat. Ini sama saja dengan terjebak dengan lintah darat terus menerus. 


4. Jual Sebagian Aset Jika Ada

Yap, jika kamu tidak punya cukup uang untuk melunasi hutang pinjol yang menumpuk, cara terbaik adalah dengan melunasi dengan menggunakan aset-aset yang kamu miliki. Jika punya kendaraan 2, maka bisa dijual 1. Jika punya mobil 2, usahakan jual 1. Atau jika punya emas dan barang berharga lainnya. Hasil penjualan aset ini akan sangat berjasa dalam menyelesaikan persoalan yang kamu hadapi. Mungkin terasa sedih menjualnya apalagi jika didapatkan dengan susah payah. 

Ingatlah, ini hanya sementara saja sampai hutangmu lunas. Biar hidupmu tenang dan tidak diteror pinjol lagi. Nanti jika sudah memungkinkan, kamu bisa berjuang mencari uang untuk menggantinya kembali. Jika tidak cukup, jangan sungkan meminjam kepada pasangan, kepada anak, orang tua maupun sanak saudara. Mereka adalah orang-orang terkasih yang menjadi tempat bagimu berbagi suka dan duka. Tentu saja mereka tidak akan membiarkanmu terpuruk sendirian menghadapi masalah besar ini. 


5. Saatnya Mencari Pinjaman Talangan Non Pinjol

Saya sangat melarang teman-teman menutup hutang dengan melakukan pinjaman online baru mengingat potongan, bunga dan denda yang besar. Belum lagi proses penagihan yang kadang kurang manusiawi, meresahkan dan sangat menganggu psikologis. Akan lebih bagus jika sekiranya kamu bisa mengangsur hutang dengan menggunakan gaji tetap sendiri sehingga tidak perlu bergantung dengan pihak lain.

Namun, jika tidak bisa juga tidak ada aset yang bisa dijual untuk melunasinya, maka saran saya carilah pinjaman non pinjol. Pinjaman yang tanpa bunga, tanpa denda dan tanpa potongan. Pinjaman ini bisa kamu dapatkan dari orang-orang terdekat misalnya perusahaan tempat bekerja, sahabat maupun karib kerabat. 

Jika tidak dapat dan sudah mentok, barulah mencari pinjaman bank offline bunga rendah. Pinjaman lunak perbankan biasanya jauh lebih murah dibandingkan dengan pinjaman online yang kadang tidak jelas legalitasnya. Kamu bisa memilih pinjaman dengan angsuran sesuai kemampuan dan jangka waktu yang panjang agar tidak menganggu biaya hidup sehari-hari.


6. Menekan Biaya Hidup Sehari-Hari 

Agar impian lunas hutang cepat terwujud, sebaiknya lakukanlah gaya hidup sederhana. Apa yang kira-kira masih bisa dihemat ya dilakukan penghematan. Memiliki hidup bebas hutang adalah sesuatu yang butuh perjuangan bagi orang yang hutangnya menumpuk. Menekan biaya belanja sehari-sehari adalah sebagai bentuk kesungguhan agar segera terbebas dari belenggu hutang.

Jangan pernah malu menurunkan standar hidup hanya karena gengsi.  Jika biasanya kamu suka nongkrong di kafe, maka kamu bisa menguranginya dengan lebih sering minum dan makan di rumah saja. Ada orang yang hutangnya menumpuk setinggi gunung, ada dimana-mana tetapi masih saja memelihara gengsi. 

Gaya hidupnya tidak berubah sama sekali, sama seperti orang kaya. Punya hape branded beberapa biji, motor sekian, mobil sekian, anak sekolah ditempat termahal dan lainnya. Apa artinya ini semua jika hidupmu resah karena tuntutan hutang yang besar. Lebih baik merubah gaya hidup, turunkan standar hidupmu segera mungkin agar bisa melunasi tumpukan hutang. Kelak, jika kamu sudah bebas hutang dan punya rezeki kamu bisa memiliki semuanya kembali.


***

Nah, demikianlah bagaimana cara melunasi hutang pinjol yang menumpuk versi saya sendiri. Hal ini saya susun berdasarkan pengalaman saya yang pernah terlilit hutang selama 13 tahun. Saya berharap apa yang saya sharing disini sedikit banyaknya bermanfaat dan bisa mencerahkan. Syukur-syukur teman-teman mendapatkan inspirasi, ide dan motivasi setelah membacanya. 

Terakhir, tetaplah melalui jalan terjal ini dengan bertanggungjawab. Jangan pernah terbesit keinginan melarikan diri karena hutang dibawa hingga ke akhirat. Allah tidak tidur dan percayalah dibalik kesulitan pasti ada kemudahannya. Perbanyaklah berdoa dan yakin tidak ada yang tidak bisa asalkan ada niat. 

Melunasi hutang pinjol yang menumpuk tidak ubahnya seperti mengurai benang kusut. Apalagi jumlah pinjolnya sudah tidak satu lagi tapi beberapa tempat. Jumlah pinjaman juga beragam dan banyak. Tentu saja membuat pikiran kalut. Namun, sekali lagi benang kusut jika diurai dengan sabar dan perlahan nantinya akan kembali bagus dan tidak kusut lagi. Semoga setelah ini, teman-teman sudah tidak bingung lagi bagaimana cara melunasi hutang pinjol yang menumpuk. Semangat ![]