Apa Yang Kamu Lakukan Jika Punya Uang 1 Miliar? Ini Jawaban Versi Saya



Apa yang kamu lakukan jika punya uang 1 miliar? Hm, ini rasanya seperti mimpi kalau saya memiliki uang sebanyak ini. Kalau melihat keadaan saat ini, mungkin akan butuh waktu 20 tahun lebih untuk menabung agar dana sebanyak itu terkumpul. Walaupun demikian, rezeki itu misteri yang bisa datang dan pergi kapan saja. Jadi, memiliki uang 1 miliar  bagi saya seperti mimpi yang rasanya sulit tercapai.  

Walaupun demikian, tentunya juga hal yang tidak mustahil jika Allah menghendaki dan kalau saya mau berjuang keras mengumpulkannya sejak dini. Mungkin tidak akan terwujud dalam waktu dekat tetapi di usia yang sudah tua nanti.

Namun, tidak ada salahnya saya berandai-andai saat ini dengan mencoba menjawab pertanyaan ini : apa yang kamu lakukan jika kamu punya uang 1 miliar? Biar kelak saat saya memiliki tidak membuat saya lupa diri 😀 Nah, inilah yang akan saya lakukan :


1. Keluarkan zakatnya 2,5 % = Rp 25.000.000

Hal pertama yang saya lakukan adalah membersihkan harta terlebih dahulu dengan membayarkan zakatnya. Sebagaimana fungsi zakat untuk membersihkan harta itu sendiri. Dengan ini saya berharap harta saya lebih berkah kedepannya dan makin membuka pintu rezeki. Di dalam harta ada hak orang lain dan lebih baik dikeluarkan dulu. Nantinya dana ini bisa diberikan kepada sanak famili yang membutuhkan yang masih termasuk dalam golongan afnaf delapan. Khawatirnya jika ditunda-tunda menjadi lupa atau malah habis terpakai sehingga tidak jadi membayar zakat.


2. Sedekah jariyah 2,5% = Rp 25.000.000

Ini adalah salah satu impian saya yaitu memiliki sebuah aset untuk kehidupan akhirat saya kelak misalnya membantu biaya pembangunan tempat ibadah, pendidikan agama, kebutuhan anak-anak penghafal Al-Quran dan sebagainya. Selama ini saya fokus memikirkan uang untuk keberlangsungan kehidupan sehari-sehari tetapi jarang terpikirkan investasi untuk kehidupan setelah mati. Sebagainana diketahui, jika seseorang meninggal dunia maka terputuslah segala amalnya kecuali salah satunya sedekah jariyah. Saya berharap suatu saat jika saya sudah tiada, ada amalan-amalan yang tetap mengalir pada diri saya melalui sedekah jariyah ini.


3. Berangkat umrah= Rp105.0000.000

Langkah ketiga yang saya lakukan jika punya uang 1 miliar adalah berangkat umrah bertiga bersama suami dan ibu saya. Ini juga salah satu impian yang saya miliki bersama keluarga. Berhubung antrian ibadah haji sangat lama sampai puluhan tahun, minimal sudah umrah dulu dan bisa mengunjungi tanah suci. Untuk daerah kami umumnya biaya umrah standar Rp 35.000.000 per orang. Dengan demikian kalau mendaftar umrah bertiga akan memerlukan uang Rp Rp 105.000.000.


4. Mendaftar haji = Rp 75.000.000

Walaupun daftar antrian ibadah haji semakin lama saja bukan berarti harus mengurungkan niat pergi haji. Tidak peduli kapan akan berangkat apakah masih hidup atau tidak, yang penting sudah ada niat dan mendaftar terlebih dahulu. Semoga dikabulkan Allah. Kabarnya untuk daerah kami perlu menunggu 10 tahun sampai 15 tahun baru bisa berangkat. Nah, untuk biaya pendaftaran haji saat ini sekitar Rp 25.000.000 per orang. Saya bermimpi bisa berangkat bertiga bersama suami dan ibu.


5. Kuliah S2= Rp 50.000.000

Bisa menyelesaikan kembali kuliah tingkat strata 2 saya yang sempat tertunda merupakan salah satu impian yang ingin saya wujudkan. Tidak peduli usia saya sudah berapa nantinya. Jika saya punya uang 1 miliar saat ini, tentu saja saya akan segera mendaftarkan diri untuk mengikuti perkuliahan. Biaya ini saya anggarkan setelah melakukan survei di salah satu kampus yang bisa kuliah online dimana uang kuliahnya sekitar Rp 8.000.000 persemester. Biaya ini belum masuk tambahan biaya lainnya.


6. Beli rumah =Rp 200.000.000

Saat ini kami merantau ke negeri orang dan berharap suatu hari bisa kembali pulang ke kampuang halaman. Jika punya uang, saya ingin membeli rumah yang sudah jadi bisa rumah di perumahan atau rumah warga di kota kelahiran. Nantinya rumah ini akan disewakan sehingga produktif. Jika suatu hari bisa pindah ke kampung, nanti tinggal ditempati saja. Rumah ini nantinya akan menjadi rumah masa tua saya dan suami yang semoga diizinkan kami berumur panjang. 


7. Beli tanah kavling = Rp 200.000.000

Selain membeli rumah, saya juga akan membeli tanah kavlingan beberapa kavling. Ini nantinya akan digunakan untuk investasi sekaligus berjaga-jaga jika kelak dibutuhkan baik untuk diri sendiri maupun untuk anak-anak. Bisa juga nanti untuk anak-anak biar setelah kami tiada kami merasa tenang karena anak-anak sudah memiliki tanah untuk tempat tinggal. Tidak terlunta-lunta. Di dalam agama kita diingatkan agar tidak meninggalkan generasi yang lemah termasuk lemah ekonomi. 

Saya dan suami bermimpi bisa meninggalkan 1 bidang tanah untuk setiap anak sehingga adil dan tidak menjadi masalah di kemudian hari. Tanah-tanah ini nantinya ingin dibuat berdekatan di kota kelahiran kami agar kelak anak-anak masih berkumpul bersama dan mengunjungi daerah asal orang tua dan kakek neneknya. Adapun, untuk dana pendidikan anak kami sudah menganggarkan sendiri secara terpisah. 

Saya sudah survei, untuk wilayah kota di daerah kami masih bisa ditemukan tanah dengan harga Rp 500.000 hingga Rp 1.000.000 per meternya. Kalau di daerah kampung agak terpencil masih lebih murah, kabarnya masih bisa Rp 150.000-Rp 200.000 per meternya. Namun, saya dan suami ingin membeli di tempat yang ramai dulu karena niatnya untuk investasi sehingga lebih mudah dijual. Dengan demikian untuk membeli sebuah bidang tanah 100 meter persegi dibutuhkan uang Rp 50.000.000 hingga Rp 100.000.000. 


8. Dana darurat = Rp 100.0000.000

Hm, memiliki dana darurat bukanlah mimpi melainkan keharusan. Jadi jika punya uang 1 miliar, saya pasti akan membuat alokasi dana darurat ini. Dengan demikian, saya akan memiliki ketenangan jika sewaktu-waktu terjadi hal tidak terduga, saya sudah punya pegangan dan dana cadangan. Nantinya uang ini akan saya investasikan misalnya membeli emas,  saham dan reksasana agar uangnya semakin berkembang.


9. Dana pensiun =Rp200.0000.000

Selain dana darurat, dana pensiun juga merupakan salah satu yang penting untuk dianggarkan. Saat usia produktif memang tenaga masih kuat mencari uang. Semakin tua, tenaga akan semakin berkurang. Lowongan pekerjaan yang bisa dilakukan orang berumur tua pun sangat terbatas. Darimana akan membiayai kehidupan sehari-hari jika tidak mengalokasikan dana pensiun dari sekarang. Dana ini nantinya akan saya investasikan baik di properti,  saham, emas maupun reksadana sehingga uangnya akan tumbuh dan berkembang.


10. Hiburan = Rp20.000.000 

Terakhir, saya akan mengambil 2% saja untuk hiburan, bagaimanapun kita tidak boleh terlalu pelit untuk diri sendiri. Perlu untuk menyenangkan diri sehingga lebih giat mencapai mimpi. Sekalian juga bisa sebagian untuk menyenangkan keluarga dengan mentraktir makan atau jalan-jalan. Atau bisa juga membelikan beberapa perabot untuk rumah bersama di kampung halaman.

Alokasi uang hiburan ini hanya sebagian kecil saya gunakan untuk membeli barang-barang yang saya butuhkan misalnya pakaian, kosmetik dan lainnya. Sebagian besarnya saya gunakan untuk jalan-jalan ke luar negeri. Bisa melihat negara lain merupakan salah satu impian saya. Tidak perlu jauh-jauh juga, minimalnya ke negara tetangga juga tidak mengapa sehingga jauh lebih hemat biaya 😆


***

Sekilas uang sebanyak ini memang terlihat besar tetapi kalau dibelanjakan beli ini itu terus menerus dalam beberapa bulan saja mungkin sudah habis tidak bersisa. Jika diturutkan keinginan, maka keinginan manusia tidak ada habisnya, selalu merasa tidak cukup dan tidak puas. Konon bahkan jika sudah punya satu lembah emas pun tetap merasa kurang dan ingin lebih. 

So, alangkah baiknya menggunakan uang 1 miliar tersebut untuk mewujudkan impianmu dan gunakan untuk investasi di masa tua nanti karena rezeki kedepannya tidak ada yang tahu. Siapa yang bisa menjamin nantinya kamu akan memiliki rezeki lagi? Sebaiknya hanya mengambil sedikit saja untuk penghargaan pada dirimu. Dapat rezeki bukan waktunya berfoya-foya tetapi untuk investasi masa depan ya guys. 

Ingat, jangan sampai muda berfoya-foya, tua hidup merana.


****

Nah, demikianlah jawaban pertanyaan apa yang kamu lakukan jika punya uang 1 miliar versi saya. Bagaimana dengan teman-teman? Mau diapakan uangnya, apakah sudah mulai terpikirkan? Semoga tulisan ini bisa menjadi inspirasi bagi teman-teman yang saat ini sudah memegang uang 1 miliar tetapi masih bingung mau digunakan untuk apa. Yuk, gunakan uang dengan penuh kehati-hatian. Perhitungkan setiap uang yang dikeluarkan walau 1 rupiah pun. []