Kelebihan dan Kekurangan ShopeePayLater, Beserta Syarat, Ketentuan dan Cara Menggunakannya


Pada postingan sebelumnya saya menulis tentang kekagetan saya karena tidak disangka saya mendapatkan kesempatan limit ShopeePayLater sebesar Rp.6.000.000. Tidak ada angin, tidak ada hujan saya kemudian seperti mendapat kejutan.  Saya anggap ini sebuah penawaran langka yang sangat sayang untuk dilewatkan begitu saja. 


Hanya saja, saya masih bingung tentang layanan ini, apa syarat, ketentuan, cara, kelebihan dan kekurangannya. Oleh karena itu, saya luangkan waktu untuk mempelajari segala hal tentang layanan ini agar semuanya menjadi clear. 


Pada postingan kali ini, saya juga menulis pandangan saya sebagai konsumen terkait kelebihan dan kekurangan fitur ini. Apa keuntungan dan resikonya. Sebuah review jujur dan objektif agar dapat menjadi pertimbangan bagi siapa saja dalam mengambil sebuah keputusan. 


Beda ShopeePay, Dana Tara dan ShopeePayLater


ShopeePay bukanlah pinjaman uang namun sejenis metode pembayaran seperti dompet di akun toko online. Jadi, kita harus transfer atau top up uang ke dompet virtual tersebut. Manfaatnya jika belanja sewaktu-waktu, tinggal bayar saja dan tidak ada lagi transfer. 


Dana Tara atau Taralite yang dulu pernah ada di Shopee merupakan fasilitas pinjaman yang diberikan secara khusus kepada para penjual sebagai tambahan modal pengembangan bisnis. Jika disetujui, kredit akan ditransfer ke rekening dan bisa kamu tarik tunai. Sayangnya, fitur ini sekarang lagi nonaktif.


Sementara itu, fitur ShopeePayLater adalah sejenis pinjaman online juga tapi tidak dalam bentuk dana tunai. Melainkan berupa pinjaman belanja. Kamu bisa beli barang dulu tapi bayar kemudian bisa secara cicilan. Dengan kata lain, hutang barang dimuka secara kredit atau angsuran. 



Kelebihan ShopeePayLater 


1. Kemudahan cicilan bagi yang tidak punya kartu kredit


Beberapa tahun terakhir, fasilitas kredit banyak diberikan kepada mereka yang memiliki credit card. Mereka yang belum atau tidak punya terpaksa gigit jari tatkala butuh belanja online tapi tidak belum ada uang dan credit card. Saya pernah mengalami situasi kondisi ini dulu pada tahun 2017 dimana harga tiket pesawat terus merangkak naik tajam. Sudah mendesak untuk dibeli tetapi saya belum gajian. Sempat putus asa karena tidak punya kartu kredit untuk membeli dulu.

 

Syukurlah kemudian teman saya berinisiatif membelikan dulu dengan credit card nya sehingga saya bisa bernafas lega. Benar saja, esoknya harga tiket pesawat naik berkali-kali lipat karena peak season mau lebaran.

 

Dengan kata lain, ShopeePayLater ini dihadirkan memberikan kesempatan bagi mereka yang keterbatasan dana. Melalui layanan ini para pembeli bisa belanja tanpa harus memiliki kartu. Sebagaimana diketahui, untuk apply kartu kredit ke bank tidaklah mudah. Jadi, memang tidak semua golongan masyarakat yang dapat memiliki. Syukurlah saat ini ada fasilitas belanja kredit tanpa kartu ini. 


2. Solusi dalam keadaan terdesak


Sebagaimana yang telah disinggung sedikit di atas, layanan pinjaman belanja online ini dapat menjadi win-win solution tatkala kepepet. Jika tidak ada jalan keluar, ini bisa menjadi pilihan. Bayangkan jika pada saat kesulitan membeli tiket pesawat tersebut sudah ada ShopeePayLater tentu saya merasa sangat terbantu. Saya pasti memakai layanan ini dan tidak perlu merepotkan teman kantor. Kadang meminjam sama teman rasanya kurang nyaman, ada sedikit perasaan malu. 


3. Proses peminjaman yang memudahkan 


Saya katakan tergolong mudah dan tidak memberatkan karena ShopeePayLater tidak meminta adanya jaminan. Kalau mau mengajukan kredit di bank manapun, waduh ribetnya minta ampun. Tidak hanya jaminan juga survei yang memakan waktu. Bagi yang belum menikah, mengontrak rumah dan jauh dari orang tua main susah mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan padahal untuk permodalan usaha. 


Nah, registrasi dan cara mengaktifkan ShopeePayLater ini hanya mensyaratkan berstatus WNI dan sudah mempunyai KTP. Kemudian mengisi data dan verifikasi wajah. Semuanya dilakukan secara online, tidak ada antrian dan proses mengajukan hanya beberapa menit saja. Pengajuan aktivasi diperiksa tim terkait maksimal 2x24 jam. Jadi, dalam dua hari kerja kamu sudah bisa mendapatkan kepastian. 


4. Bunga yang termasuk rendah dibanding pinjaman online lain


Setiap pengguna akan dibebankan bunga sebesar 1 % pada setiap transaksi. Kalau dibandingkan dengan layanan pinjam uang lainnya di internet, persentase bunga ini tergolong rendah di kelasnya. Rata-rata bunga yang diambil perusahaan peminjaman dana adalah di atas 1 % bahkan ada 2-3 % . Kalau saya menggunakan limit saya Rp.6.000.000 buat belanja, artinya bunganya adalah Rp.60.000.


5. Tidak ada potongan biaya administrasi


Fasilitas kredit atau cicilan tanpa kartu yang diberikan Shopee ini khusus untuk belanja secara online. Ketika ShopeePayLater sudah disetujui atau aktif, pengguna tinggal menggunakan untuk belanja. Hanya dikenakan bunga 1 % setiap kali melakukan transaksi.


6. Pengguna dapat memilih tanggal jatuh tempo

Secara umum, lembaga kredit menerapkan sistem jatuh tempo tunggal dan berlaku menyeluruh. Tidak dapat dipilih. Bagi sebagian konsumen cara ini kadang seperti adanya tekanan karena bisa saja pada tanggal tersebut mereka belum gajian sehingga harus mencari dana talangan dulu sementara. Kondisi ini mau tidak mau memang membuat ribet.

Disinilah kelebihan layanan ini dimana konsumen diberikan sedikit keleluasaan. Setelah berhasil melakukan aktivasi, pengguna kemudian diperbolehkan memilih tanggal jatuh tempo sendiri. Terdapat 2 tanggal jatuh tempo yang tersedia dalam satu bulan yaitu tanggal 5 dan tanggal 11. 


7. Resmi dan bukan abal-abal


Pada layanan beli dulu bayar kemudian ini, Shopee bekerjasama dengan PT.Lentera Dana Nusantara dan PT Commerce Finance yang telah terdaftar di  OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Tak hanya itu, proses verifikasi ShopeePayLater juga diawasi langsung oleh OJK. Pengguna yang ingin memanfaatkan layanan ini tidak perlu merasa khawatir takut ditipu.


Sistem Buy Now Pay Later yang tersedia di toko online besar dan ternama dapat memberikan ketenangan di tengah maraknya penipuan atas nama pinjaman online. Sebagaimana diketahui, sekarang banyak sekali pengaduan konsumen terhadap layanan pinjol yang ternyata tidak terdaftar di OJK. Tidak terdaftar dan diawasi pemerintah, pinjol tersebut menerapkan sistem bunga mencekik dan layanan yang melanggar privasi. 



Kekurangan ShopeePayLater


1. Tidak bisa dicairkan


Pada umumnya, pinjaman online berupa uang cash yang bila disetujui akan ditransfer ke rekening. Layanan yang diberikan oleh Shopee ini tidak demikian dan berbeda, khusus kredit untuk belanja produk. Kredit barang, bukan uang. Memang ada limit saldo yang ditawarkan berupa nominal tertentu tetapi sebagaimana fungsinya hanya untuk membeli online. Bukan berupa dana segar yang bisa dicairkan untuk keperluan selain belanja barang. 


Memang sangat disayangkan, kalau kamu misalnya seperti saya diberikan limit Rp.6.000.000 saat ini tetapi hanya butuh belanja Rp.1.000.000. Sisa limit yang Rp.5.000.000 tidak bisa ditranfer ke rekening jika ingin dipakai untuk kebutuhan lain. 


Dengan demikian, kalau kamu butuh membeli barang serta ada kebutuhan lain yang memerlukan uang tunai, maka pinjaman dari Shopee ini tidak cocok buat kamu. Dalam kondisi ini, carilah kredit lain yang berupa dana. 


2.  Bersifat terbatas, hanya bisa digunakan di Shopee


Sesuai dengan namanya, fasilitas belanja dengan cicilan ini didesain secara khusus buat pelanggan setia Shopee. Tujuannya membantu dalam segi pendanaan sehingga tidak perlu menunda-nunda membeli saat terjadi kendala keuangan. Di samping itu, fungsi layanan ini tentu saja meningkatkan jumlah transaksi di Shopee dan membuat pengguna makin loyal.  


Oleh karena itu, layanan ini tidak bisa kamu gunakan pada aplikasi belanja lain. Kalau kamu ingin membeli di toko online lain, kamu bisa mencari fasilitas cicilan tanpa kartu di toko tujuan kamu tersebut. Atau kalau kamu tipikal yang suka belanja di banyak marketplace berbeda, pilihlah kredit uang bukan pinjaman buat beli barang secara cicilan.


3. Bunga hanya 1 % tapi denda keterlambatan 5 %


Persentase bunga yang dibebankan memang tergolong sangat rendah dibanding dengan kredit lain. Namun, harus diingat bahwa persentase dendanya jauh lebih besar dari bunga yaitu 5 % dari jumlah tagihan keterlambatan. Memang sih dimana-mana, perusahaan kredit menetapkan denda tinggi untuk menekan agar tidak terjadinya kredit macet. Jumlah denda yang jauh lebih besar dari bunga ini bertujuan mendorong agar pengguna jangan sampai terlambat, bayar secara rutin. 


Namun, bagi mereka yang mengalami kendala tertentu diluar kehendaknya sehingga belum bisa membayar, maka jumlah tunggakan akan semakin membesar. Misalnya tadi sesuai dengan limit saya yang Rp.6.000.000, bunga yang dikenakan jika saya gunakan semua untuk transaksi adalah Rp.60.000. Termasuk murah. 


Kasus menjadi tampak berbeda jika saya sudah membayar angsuran pertama dan kedua masing-masing Rp.2.000.000 dan terlambat membayar sisa (angsuran ketiga), maka saya akan dikenakan denda 5 % dari Rp.2.000.000 yaitu Rp.100.000. Maka total tagihan saya menjadi Rp.2.100.000. Jumlah denda semakin besar kalau seadainya terlambat membayar tidak hanya sekali. Maka, kalikan saja berapa denda yang harus kamu bayarkan. 


Kalau tidak munggunakan semua limit yang diberikan atau digunakan hanya beberapa ratus ribu saja, maka jumlah bunga dan denda akan terlihat jauh lebih kecil. Ini berbanding lurus dengan nominal pinjaman. Nah, catatan dari ShopeePayLater, keterlambatan pembayaran yang dikenakan denda 5 % dari total tagihan tersebut akan otomatis tercermin pada tagihan dan harus segera dibayar bersama dengan rincian tagihan bulan berjalan. 


4. Jumlah pinjaman terbatas dan bagi orang tertentu mungkin tidak mencukupi


Salah satu yang dikeluhkan dari pinjaman online cicilan barang ini adalah nominal yang terbatas. Tidak semua pengguna mendapatkan limit Rp.6.000.000. Ada yang diberikan limit jauh lebih besar dar itu dan ada juga yang lebih kecil seperti Rp.500.000, Rp.750.000, Rp.1.500.000. Besar limit ini berbeda tergantung sepak terjang seberapa loyal pengguna belanja selama ini di Shopee. 


Bagi kamu frekuensi belanja tergolong jarang harus siap-siap gigit jari dan kecewa karena kamu tidak bisa mendapatkan limit yang lebih besar. Namun, kamu diberikan sebuah solusi yaitu kenaikan jumlah limit jika kamu berhasil menggunakan limit pertama dengan pembayaran yang lancar. Jadi, penambahan limit ini dilakukan secara bertahap. 


5. Cicilan yang tergolong pendek menurut pengguna tertentu


Sebagaimana tujuannya, ShopeePayLater merupakan solusi pinjaman instan yang memungkinkan pengguna dapat membeli produk sekarang dan bayar nanti tanpa memerlukan kartu kredit. Layanan pinjaman ini memberikan pilihan, selesaikan tagihan dalam waktu 1 bulan saja atau  dengan cara cicilan selama 2 dan 3 bulan. 


Biasanya tanggal pembayaran yang kerap dipakai lembaga kredit bersifat tanpa pilihan dan mutlak. Rata-rata pihak kredit memiliki jangka waktu 3 bulan, 6 bulan, 9 bulan dan 12 bulan. Namun, pilihan layanan ini hanya tersedia dalam jangka 1 bulan saja atau 2-3 bulan. Masa cicilan ini mungkin dirasa terlalu singkat bagi kamu yang terbiasa dengan kredit 6 bulan atau 12 bulan. 


Terlebih bagi kamu yang berniat memakai limit belanja lebih besar. Saat limit belanja lebih besar dan cicilan paling lama hanya 3 bulan, maka jumlah tagihan perbulan dirasa agak berat karena besar. Tidak jadi masalah bagi yang punya penghasilan gede. Bagi yang bergaji pas-pasan, tentu berharap sistem pembayaran lebih lama sehingga nominal tagihan menjadi kecil dan tidak terasa memberatkan. 



Bagaimana Syarat dan Ketentuan Menggunakan ShopeePayLater


1. Layanan ini hanya dapat diaktifkan oleh pengguna yang terpilih. Dengan kata lain, tidak semua akun diberikan tawaran ini. Shopee dan pihak penyelenggara pinjaman melakukan penyaringan siapa saja pengguna yang bisa menggunakan layanan beli dulu bayar kemudian. 


2. Untuk registrasi atau pendaftaran disyaratkan harus berstatus WNI dan berusia minimal 17 tahun dan atau memiliki KTP. Ini diminta ketika kamu melakukan proses aktivasi. Kamu nantinya harus mengunggah KTP serta mengisi informasi pribadi seperti nama, pendidikan, pekerjaan, penghasilan dan kontak yang bisa dihubungi. Disamping itu, kamu diminta melakukan verifikasi wajah dalam bingkai yang disediakan. 


3. Pengguna hanya bisa mengaktifkan ShopeePayLater melalui aplikasi Shopee. Proses pengajuan aktivasi membutuhkan waktu pemeriksaan oleh tim terkait sekitar 2 x24 jam. 


4. Pengguna diperbolehkan belanja sebanyak mungkin asalkan masih memilki limit pinjaman. Sebagaimana diketahui, setiap pengguna akan diberikan batas pinjaman berebda satu sama lain. Selama limit tersebut masih tersedia, maka masih bisa digunakan. 


5. Pengguna tidak dapat menggunakan layanan ini untuk membeli produk dari kategori Voucher. Sebaliknya, pinjaman online ini bisa dipakai untuk belanja seperti fashion, alat kebutuhan rumah tangga dan kebutuhan lainnya. Juga diperbolehkan untuk pembelian pulsa, paket data, roaming, tiket pesawat, tiket kereta api, tiket bus & travel, pasca bayar, listrik PLN, Telkom, TV Kabel, Internet, BPJS dan PDAM.


6. Rincian tagihan kamu akan muncul pada tanggal 25 dan perlu dibayar paling lambat tanggal 5 bulan berikutnya. Rincian tagihan mencakup pesanan yang sudah dalam status Selesai (termasuk pengembalian dana) dari tanggal 25 bulan sebelumnya hingga tanggal 24 bulan ini. Misalnya, kamu belanja antara tanggal 25 Maret-24 April, maka akan keluar tagihan pada tanggal 25 April dan perlu dibayar paling lama tgl 5 Mei.


7. Pihak penyelenggara pinjaman memberlakukan biaya penanganan  untuk metode pembayaran ini  sebesar 1 % untuk setiap transaksi yang dilakukan. 


8. Setiap terjadi keterlambatan, maka pengguna akan dikenakan denda sebesar 5 % dari total tagihan. Biaya tersebut secara otomatis akan terlihat pada tagihan dan harus dibayar bersama dengan rincian tagihan bulan berjalan. 


9. Pembayaran pinjaman ini dapat dilakukan menggunakan ShopeePay, Virtual Account atau Indomaret. Jika tagihan dibayar dengan ShopeePay atau Virtual Account, maka tagihan kamu  akan lunas dalam waktu maksimal 10 menit. Sementara itu, jika dibayar di Indomaret, tagihan lunas setelah selesai melakukan pembayaran di counter Indomaret.



Langkah dan Cara Belanja dengan ShopeePayLater




1. Pastikan ShopeePayLater kamu sudah aktif. Sebagaimana yang telah disinggung diatas, pengguna yang terpilih disyaratkan untuk registrasi dulu dan telah disetujui. Jika belum aktif, silahkan mengklik tab ShopeePayLater dan dan klik tulisan 'Aktifkan ShopeePaylater Sekarang"


2. Pilih barang yang akan dibeli. Jika sudah aktif, kamu tinggal melakukan pencarian produk di fitur yang tersedia. Atau bisa langsung menuju toko langganan kamu. Pilih item barang yang diinginkan dan masukkan ke dalam keranjang belanja.

 
3. Pilih ShopeePayLater sebagai metode pembayaran. Jika barang belanjaan sudah fix dan lengkap, saatnya checkout. Pilih alamat pengiriman, tulis catatan untuk penjual dan jangan lupa memilih ShopeePayLater di menu pilihan metode pembayaran. Kemudian pilih apakah mau cicilan 2x atau 3 x. 


4. Terakhir, klik "Buat Pesanan" dan masukkan PIN. Setelah ini pembayaran kamu akan otomatis diproses. Pembeli mengirimkan paket dan kamu tinggal menunggu penerimaan. 


5. Membayar tagihan. Setelah berhasil membeli barang dengan sistem beli sekarang bayar nanti, beberapa waktu kemudian akan muncul tagihan atas hutang belanja kamu. Kamu kemudian membayar pada tanggal yang ditentukan. Pembayaran bisa menggunakan ShopeePay, Virtual Account dan Indomaret. 


**


Sebelum bertindak lebih jauh, konsumen dituntut memahami dulu apa dan bagaimana tentang layanan ini. Bagaimana kelebihan dan kekurangannya.  Supaya bisa mengambil keputusan dengan matang apakah akan memanfaatkan ShopeePayLater atau tidak. Semoga informasi diatas bermanfaat. 


Oya, berhubung postingan ini sudah lumayan panjang, mengenai A-Z tanya jawab soal ShopeePayLater saya tulis pada artikel terpisah. 

Subscribe to receive free email updates: