COD di Lazada, Pengalaman Saya Pertama Kali Belanja Online Bayar di Tempat


E-Commerce, Menjual Secara Online, Penjualan Online
Belanja online bayar secara tunai di tempat



Belanja Bayar di Tempat di Lazada menjadi berkesan dan sulit saya lupakan karena ini merupakan pengalaman pertama saya melakukan transaksi secara cash on delivery (COD). Ceritanya, saya mendadak membutuhkan sebuah kamera untuk menunjang kelancaran pekerjaan saya. Di Jogja lumayan banyak toko elektronik terkenal yang lengkap dan murah tetapi sebagai cewek saya tidak punya keahlian dalam tawar menawar elektronik, tidak mengerti spefisikasi produk dan juga tidak mengenal harga.


Kekurangan lain saya saat belanja langsung di toko offline adalah sering salah beli karena membeli terburu-buru langsung saat itu alias tanpa rencana. Saya tipikal yang tidak enakan bertanya berlama-lama dan karena awam saya sering membeli apa yang direkomendasikan penjual. Pernah saya membeli MP5 di sebuah mall elektronik dan tetiba di rumah saya kemudian diliputi penyesalan. Saya mudah goyah dan bingung kalau penjual mulai melancarkan seni berdagang dimana menawarkan berbagai produk ini dan itu.


Nah, untuk mengatasi masalah tersebut, kemudian saya mencoba mencari informasi di internet tentang berbagai merek kamera digital, spesifikasi, kelebihan dan keunggulan sekaligus harga. Minimal saya punya sedikit pengetahuan mengenai barang yang ingin saya beli. Saya juga membandingkan masing-masing merek kamera beserta kelebihan dan kekurangannya terlebih dahulu sehingga saya menjadi yakin dan tidak menyesal nanti.


Saya terus berselancar hingga akhirnya bertemu sebuah kamera digital merek Canon yang lagi promo di Lazada. Harganya tergolong murah, sesuai dengan budget saya. Ini hanya kebetulan semata.


Hanya saja saya sempat ragu apakah aman belanja elektronik secara online di Lazada?
Bagaimana kalau produk pecah dan rusak kena benturan saat pengiriman?
Apakah benar kameranya original, bukan barang KW?


Pertanyaan-pertanyaan diatas terus menghantui pikiran saya. Terlebih karena saya belum pernah membeli barang elektronik secara online dan juga saat itu saya masih tergolong pemula dalam belanja daring. Namun, dengan berbagai pertimbangan, akhirnya saya memberanikan diri. Apalagi Lazada sedang gancar-gencarnya iklan mengenai pembelian secara COD yang secara tidak langsung membuat saya terdorong untuk percaya bertransaksi.


Jadi, dengan sistem COD saya menjadi lebih yakin membayar karena barang telah sampai di rumah sebelum dibayar. Alias saat barang diterima langsung membayar kepada orang yang mengantar. Ketakutan sebagai konsumen pemula adalah jika membayar uang duluan tetapi barang dikirim kemudian. Takut barang tidak sesuai permintaan, salah kirim, rusak, ditipu dan sebagainya.


Sebagai orang baru dalam dunia belanja online, waktu itu saya merasa COD ini adalah jawaban dari keraguan dan ketakutan saya. Hanya membuat order dan tidak melakukan pembayaran, bayar kalau barang sudah di tangan. Jadi, sangat membuat hati tenang. Jika produk diterima cacat atau rusak, seller biasanya bersedia return asalkan pas membuka paket disertai dengan video. Di e-commerce Lazada, ketika kita melakukan pesanan akan dilampirkan faktur penjualan yang dapat digunakan untuk klaim garansi ke service center.


Sementara itu, terkait barang KW, Lazada berusaha selektif dalam menjalin kerjasama dengan penjual. Pada umumnya, penjualan barang KW dilarang di e-commerce manapun. Namun, jika masih ragu sebaiknya melakukan filter terhadap penjual yakni mencari seller atau perusahaan official. Misalnya, official Samsung, official Gramedia untuk toko buku dan toko resmi lainnya.


Secara umum pembayaran pembelian produk di Lazada sendiri terdiri dari beberapa pilihan yaitu sistem transfer dulu baru barang dikirim kemudian, sistem kredit dan sistem COD. Dari semua sistem ini, saya pernah mencoba sistem COD dan transfer duluan. Walaupun sekarang saya sering belanja online tanpa COD melalui transfer bank, virtual akun, saldo akun dan VCN BNI, jika ada sistem COD ke tempat domisili saya yang baru, saya tetap akan memilih COD ini.


Kesan, pesan dan tips dari saya saat belanja COD di Lazada yaitu :


1. Belanja online terasa lebih aman, tenang dan tidak ribet sama sekali

Rasanya senang saja pas ada kurir yang datang mengantarkan barang di depan pintu, saya terima paketnya dan kemudian saya bayar. Kekhawatiran dan ketakutan belanja online menjadi jauh berkurang daripada membeli dengan sistem bayar duluan baru terima barang kemudian.


Seperti yang disinggung sebelumnya, sistem "membayar duluan" ini yang membuat ragu untuk membeli terutama konsumen pemula. Ketika saya memakai sistem belanja bayar di tempat, hampir semua rasa khawatir takut ditipu menjadi hilang. Rasanya belanja COD ini lebih memberikan rasa tenang.


2. Tidak sabaran menunggu paket


Meski sudah menggunakan sistem COD, mungkin masih ada yang terpikirkan apakah barang pas diterima dalam keadaan baik? Saya cemas apakah pengirimannya lancar dan sesuai dengan yang saya harapkan. Juga tidak sabaran kurir datang mengetuk pintu.


Pada waktu itu, saya terlebih dahulu menyiapkan uang sejumlah tertera di transaksi. Jika kurir sewaktu-waktu datang, saya tinggal membayar dan tidak tunggu lama. Ketika kurir datang entah kenapa saya yakin saja menerima, langsung membayar dan langsung membuka. Entah karena gugup atau tidak sabar melihat kameranya.


Saya tidak memeriksa terlebih dahulu apakah masih bersegel rapi, kalau dipikir lagi sekarang tindakan saya ini agak gegabah dan sangat disayangkan. Untungnya saat itu, kamera yang datang mulus dan tidak kurang satu apapun.


Oleh karena itu, saya tidak menyarankan hal ini kepada kamu ya, menurut saya lebih baik segel paket yang kamu pesan tersebut dicek terlebih dahulu. Jadi, kalau umpamanya ada yang rusak dalam proses pengiriman kamu bisa segera menghubungi pihak Lazada untuk tindakan lebih lanjut.


3. Dari segi packing, kurir dan proses pengiriman

Kalau menilai packing, kurir dan proses pengiriman Lazada menurut penilaian dan pengalaman saya lumayan bagus. Packing aman, kuat dan ada segelnya. Saya masih ingat ketika menerima paket, di paket tertulis peringatan "jangan menerima paket jika segel rusak". Cuma saat itu, proses verifikasi order hingga pengiriman membutuhkan waktu 2-3 hari, mungkin Lazada lagi overload. Soal layanan pengiriman dan kecepatan proses transaksi menurut saya standar seperti e-commerce pada umumnya. Sementara itu, kurir yang mengatar memakai seragam yang rapi dan bersih. Orangnya lumayan ramah.


Apakah pada belanja online bayar di tempat boleh buka paket dulu  di depan kurir dan seandainya tidak cocok sesuai pesanan boleh dibatalkan? 


Saya dulu juga sempat kepikiran karena rasanya saya pernah melihat ada toko online lain mengiklankan "paket dibayar setelah kamu diterima, kalau tidak cocok boleh dibatalkan dan tidak membayar alias dikembalikan ke kurir". Pas dengar iklan tersebut, saya bergumam "apa benar ya?


Ketika saya membeli bayar di tempat di Lazada, si kurir hanya menanyakan kecocokan alamat dan penerima, menerima uang dan langsung pergi. Tidak ada diminta melakukan cek isi paket. Saya berkesimpulan, mungkin tugas kurir hanya sekedar mengantar dan menerima tagihan. Khusus komplain produk mungkin bisa langsung menghubungi layanan konsumen Lazada. Jika barang yang sampai ditangan konsumen tidak sesuai baik dari segi jumlah dan kualitas, Lazada menyediakan formulir bagi pembeli yang ingin melakukan pengembalian atau menukar produk.


Lazada membuat ketentuan bahwa paket tidak boleh dibuka oleh pembeli sebelum melakukan pembayaran secara tunai kepada pihak kurir yang mengantar. Dengan kata lain, isi paket hanya bisa dicek setelah pembeli membayar. Artinya, kamu tidak bisa membatalkan pesanan , komplain atau mengembalikan produk melalui kurir tersebut. Kalau tidak cocok boleh dikembalikan atau ditukar tapi tidak bisa melalui kurir, harus menghubungi layanan penukaran barang Lazada.



Apakah COD Lazada itu Gratis Ongkir?


Pembelian dengan sistem Cost On Delivery atau populer dengan sebutan COD atau belanja online bayar di tempat, ada yang dikenakan biaya pengiriman dan ada yang gratis ongkir. Hal ini tergantung dengan seller mana kamu melakukan pembelian.


Di Lazada terdapat banyak seller dimana para seller memiliki gudang tersendiri dan berbeda lokasi dengan seller lainnya. Untuk pembelian yang satu kota dengan seller misalnya se Jabodetabek biasanya banyak promo gratis ongkir. Sementara itu, belanja bayar di tempat disertai dengan biaya kirim atau tidak ada promo gratis ongkos kirim akan dibayarkan bersama total belanja secara tunai kepada kurir yang mengantarkan paket.


Beberapa catatan lain ketika belanja bayar di tempat Lazada

Lazada membuat beberapa aturan bagi konsumen yang berminat belanja dengan cost on delivery ini. Jadi, sebelum membuat pesanan ada baiknya kamu membaca dan memahami terlebih dahulu ketentuan yang ada. Ini penting untuk mencegah hal-hal yang tidak sesuai dengan yang kamu harapkan nantinya. 


Pertama, metode bayar di tempat belum 100 % menjangkau semua lokasi. Lazada sudah mulai memberikan akses kemudahan pengiriman COD ke seluruh kota di Indonesia. Namun, ada zona-zona tertentu yang belum terjangkau oleh metode bayar di tempat secara tunai ini. Di samping itu, penjual berperan penting dalam mengaktifkan layanan COD. Jika penjual mengaktifkan layanan logistik dengan bayar di tempat, barulah pembeli dapat menggunakan. Jadi, ini juga tergantung pilihan penjual.


Beberapa kali saya belanja, saya mengetahui ternyata tidak semua produk yang dapat dibeli dengan sistem COD. Ada yang bisa COD dan ada yang tidak. Jadi, kamu mesti melakukan filter terlebih dahulu mana saja produk yang boleh bayar di tempat.


Cara mengetahui apakah bisa bayar di tempat atau tidak adalah saat memilih metode pembayaran. Setelah memasukkan item ke dalam keranjang belanja, lanjut pada halaman pembayaran dan pengiriman, kamum akan melihat ada pilihan bayar di tempat. Kalau tidak ada tertera pilihan pembayaran di tempat berarti produk tersebut tidak dapat dibeli melalui sistem COD.


Kedua, semua produk dalam keranjang harus sama-sama bisa bayar di tempat. Biasanya pembeli belanja lebih dari satu item pada seller sama. Meskipun penjual sama, hal ini bisa berdampak pada perbedaan sistem pembayaran. Jika produk-produk yang ada dalam keranjang belanja kamu ada satu yang tidak mendukung COD, maka semua produk tidak bisa dikirim bersamaan. Agar dikirim langsung sekaligus menggunakan metode bayar di tempat, belilah produk yang sama-sama bisa menggunakan COD.


Ketiga, tidak berlaku untuk pembelian produk di atas harga RP.5.000.000. Mungkin kamu berniat membeli elektronik bermerek yang mahal melalui Lazada, tetapi ini tidak bisa dilakukan dengan sistem bayar di tempat. Batas belanja dengan COD hanya di bawah Rp.5000.000. Di atas batas tersebut pembelian disarankan melalui transfer bank, kartu kredit maupun layanan angsuran atau kredit melalui pihak ketiga.


Keempat, metode bayar di tempat kamu bisa dinonaktifkan secara sepihak sewaktu-waktu. Lazada melakukan evaluasi dan filter terhadap pembelian COD secara berkala. Pembeli yang aktif melakukan bayar di tempat tetapi pesanannya sering mengalami gagal, layanan COD nya akan dinonaktifkan sementara sampai waktu tertentu oleh Lazada. Mereka yang dinonaktifkan adalah sering pembeli yang menolak pesanan saat diantar kurir, tidak berada sesuai alamat berkali-kali dan tidak bisa dihubungi ketika kurir mengantar pesanan.



Daftar toko yang bisa COD selain Lazada

Saat ini sudah banyak toko online yang bisa bayar d itempat dan gratis ongkir. Tidak hanya Lazada tetapi juga Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Blibli dan lainnya. Pilihan produk yang memakai sistem belanja bayar di tempat pun semakin beragam. Sebagai konsumen, kamu tinggal memilih dan menjatuhkan keputusan mau belanja apa dan di e-commerce mana.


Nah, itulah sedikit pengalaman saya ketika belanja bayar tunai di rumah. Semoga beberapa informasi di atas berguna buat kamu yang tertarik belanja COD ini untuk pertama kalinya.


Subscribe to receive free email updates: