Janganlah Kredit Tanpa Kartu Kredit Sebelum Tahu Plus Minus Belanja Cicilan Tidak Pakai Kartu !!!


Kredit tanpa kartu kredit sekarang sedang hangat diperbincangan oleh peminat belanja secara online. Belanja cicilan di Lazada, Electronic Solution, Tokopedia, Bukalapak, Blibli, Okeshop atau Traveloka yang disediakan khusus bagi calon pembeli yang tidak memiliki kartu. Masing-masing toko online dalam beberapa bulan terakhir seperti berlomba menghadirkan program yang disinyalir akan menjawab kebutuhan konsumen. Jika sebelumnya, para pebisnis membuka kesempatan cicilan kepada mereka yang memegang credit card, akhir-akhir ini mereka meluaskan pelayanan dan usaha menaikkan penjualan dengan memberikan program kredit bagi yang tidak memiliki kartu kredit.


Sekilas Pengalaman Belanja dengan Kartu Kredit


Sebelum membahas lebih lanjut mengenai kelebihan dan kekurangan kredit tanpa kartu kredit, saya ingin menuturkan tanggapan dan pengalaman saya ketika belanja menggunakan kartu kredit. Jika ingin mengupas kredit tanpa kartu kredit, minimal kita juga harus sedikit memahami mengenai kredit dengan kartu kredit. Rasanya kurang afdal kalau tidak menyinggung sedikit mengenao kartu kredit.  Antara belanja dengan kartu kredit dan kredit non kartu kredit memang ada perbedaan yang cukup signifikan.


Berdasarkan pengalaman saya yang pernah mencoba belanja dengan kartu kredit sebelum lebaran tahun 2017 lalu. Saya akui kalau fasilitas credit card memang sangat membantu saya ketika itu. Terlebih di saat belum tersedia budget membeli akomodasi perjalanan dan di lain sisi harga tiket pesawat terus melonjak dari jam ke jam apalagi di waktu mau mudik. Alhasil, membeli dengan kartu kredit dapat menjadi solusi sehingga tidak perlu menunggu. Walaupun harus dikenakan biaya sedikit tapi itu tidak terlalu masalah mengingat harga tiket pesawat terus merangkak, umumnya tidak akan ada lagi promo pesawat murah sebelum lebaran.


Kalau mau dikaji untung rugi, bahkan bayar tiket pesawat melalui ATM, Indomaret, Alfamart, mobile maupun internet banking juga akan dibebankan biaya administrasi kecuali ke rekening tujuan yang sama. Ya, saya sendiri memanfaatkan kartu kredit juga tidak sembarangan, hanya ketika dalam keadaan kepepet. Bagaimanapun, tetap ada kepuasan tersendiri dan ketenangan tak terkira di dalam jiwa kalau bisa belanja secara cash daripada berhutang dulu. Pada saat saya berhasil mendapatkan sebuah barang, pada saat itu juga saya ingin urusan selesai. Membeli dan bayar langsung, itulah prinsip utama saya kecuali dalam keadaan darurat, tidak ada jalan keluar selain memanfaatkan kredit. Hal ini tergantung decision masing-masing orang karena kitalah yang mengetahui apa yang terbaik.







Kalau belanja dengan kartu debit (debit card) tentu saya tidak perlu banyak pertimbangan karena sama saja dengan belanja dengan "uang cash", dimana saat membeli maka uang di rekening saya langsung menyusut. Tidak ada urusan dengan pihak manapun selepas itu. Juga tidak perlu membawa banyak uang tunai di dompet. Hanya saja, keinginan belanja harus terkontrol penuh atau dibatasi pada kebutuhan bukan karena life style doang. Nah, untuk urusan belanja dengan kartu kredit memang sedikit ada pertimbangan sebab saya adalah tipikal orang yang kadang kurang terampil mengatur keuangan.


Jauh berbeda dengan kartu debit, kartu kredit itu kan juga alat pembayaran pengganti uang tunai tapi kita sebagai konsumen dipinjamkan oleh bank, bukan mengambil uang dari rekening sendiri. Artinya, setelah belanja akan ada tagihan. Bagi kamu yang sudah terbiasa mungkin tidak masalah karena sebenarnya ya cuma mengganti uang pinjaman bank di dalam kartu tersebut sesuai dengan yang telah dibelanjakan. Sebagaimana yang saya ceritakan di atas, kalau saya pribadi agak kesulitan dalam memanage belanja. Belum memanfaatkan kartu kredit saja saya pernah kelimpungan karena besar pasak daripada tiang. Khawatirnya, jika saya tergantung kartu kredit akan memperparah keadaan tersebut apalagi saat ini saya sedang belajar mengatur uang lebih baik.


Apapun itu akan selalu ada kelebihan dan kekurangan tergantung dari sudut mana kita menilai. Tidak hanya mempunyai kekurangan, pada credit card  tersebut terdapat kelebihan yang memudahkan urusan atau sangat membantu berbagai keperluan. Tak heran bila bagi sebagian orang, kartu kredit dianggap "sakti", lambang kebanggaan dan menjadi penting untuk dimiliki. Apalagi di zaman belanja online seperti saat ini, hampir semua online shop menyediakan fitur pembayaran menggunakan kartu kredit bahkan ada juga program cicilan khusus dan promo tertentu yang diperuntukkan untuk pengguna kartu kredit tersebut. Bagi yang tidak mempunyai kartu kredit tapi ingin sekali bisa mendapatkan kredit kadang dibuat iri akan kemudahan istimewa bagi para pemegang kartu kredit dalam berbelanja.


Sayangnya, tidak semua masyarakat yang boleh memiliki kartu kredit. Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi tatkala mengajukannya dimana bank berhak menolak atau approved. Misalnya, mempunyai pekerjaan tetap dengan tingkatan gaji tertentu, memenuhi usia yang diperbolehkan dan lainnya. Pemegang kartu kredit yang mahir tentu jarang galau terkait belanja online, tinggal input identitas kartu kredit, barang langsung didapat dengan mudah. Galau yang timbul kalau belanja kebablasan dan tidak mampu membayar tagihan pada bank penerbit kartu.


Kepemilikan credit card salah satunya didorong oleh fasilitas belanja online yang semakin mudah dan memberikan banyak keistimewaan. Bahkan di beberapa toko tersedia cicilan 0% selama 3 bulan, 6, bulan maupun 12 bulan bagi para pemegang kartu. Konsumen mana yang tidak tergiur? Pihak yang sering dilanda dilema adalah para pecinta belanja online yang tidak punya kartu kredit tetapi ingin mendapatkan cicilan. Boro-boro akan mendapatkan cicilan 0 % , layanan cicilan tanpa memakai kartu kredit saja masih sedikit sulit dilakukan karena terdapat berbagai ketentuan yang mengikat.


Untuk saudara-saudara dan teman-teman sekalian yang juga suka belanja online, saya sangat menyarankan agar memahami dulu kelebihan dan kekurangan belanja online cicilan tanpa kartu kredit itu sendiri sebelum mengajukan layanan tersebut. Banyak yang berpikir bahwa program cicilan bagi mereka yang tidak mempunyai kartu kredit merupakan sebuah fasilitas khusus dan solusi. Mereka langung tertarik dan mengajukan permohonan tanpa pikir panjang. Sebagai pembeli yang bijak, kita harus mengetahui dulu terutama tentang hak dan kewajiban kita. Sebagaimana halnya membuat pertimbangan matang sebelum mengajukan kartu kredit, mau kredit tanpa kartu kredit pun seharusnya lebih dipikirkan lagi.



Nilai Minus dan Kekurangan Cicilan Tanpa Kartu Kredit






1. Harga barang belum termasuk bunga cicilan 


Bila disebut belanja online cicilan tanpa kartu kredit di Mataharimall, mungkin kamu berpikir bahwa Mataharimall memberikan layanan cicilan murni 0 % tanpa kartu kredit. Jangan salah paham, pada program cicilan di berbagai toko online, sebenarnya bukanlah langsung fasilitas kredit dari toko online tersebut. Toko online sebenarnya tidak murni menyediakan cicilan secara langsung, mereka hanya pedagang secara cash. Bagi konsumen yang ingin membeli barang mereka tapi tidak cukup uang mereka berikan solusi : mencarikan pihak ke 3 yang mau menanggulangi pembiayaan.


Mereka menjalin kerjasama dengan lembaga pembiayan atau kredit seperti Kredit Plus, AEON, Spektra, Tunaiku dan sebagainya. Apakah pembiayaan yang membayar lunas barang kamu terlebih dahulu kepada toko online, itu adalah kesepakatan mereka berdua. Artinya kamu memang membeli barang melalui Mataharimall, Blibli, Elevenia dan toko online lain tetapi sebenarnya kamu terhubung kredit dengan pihak finance. Kurang lebih sama saat kamu membeli kulkas secara kredit di toko elektronik di dekat rumah atau membeli motor secara kredit dimana dibiayai oleh Adira Finance.


Membeli secara tunai berarti kamu hanya mengeluarkan uang seharga barang tetapi saat kamu belanja online cicilan tanpa kartu kredit yang melibatkan pihak pembiayaan, berarti kamu akan mengeluarkan komisi atas kemudahan angsuran yang diberikan oleh pihak pembiayan tersebut. Pihak ke 3 atau lembaga pembiayaan tak ubahnya sebagai pihak yang menanggung biaya pembelian barang yang telah kamu beli di toko online. Atas jasanya yang membantu dan melapangkan jalan kamu, maka mereka berhak atas sejumlah komisi yang dibebankan pada cicilan berupa bunga.


Misalnya : Harga sebuah produk A di Mataharimall  Rp 3.500.000, jika kamu membeli secara cicil mungkin harga akan naik menjadi RP.4.000.000- Rp. 6.000.000. Berapa penambahan harga tergantung persentase besar bunga di setiap lembaga pembiayan dan juga lama cicilan. Ada yang mengambil 2 %, kurang dari itu bahkan lebih.


Rata-rata program ini hanya berlaku untuk kategori barang tertentu yang memang sedikit mahal. Berkisar antara Rp.1.500.000 hingga Rp.20.000.000. Daftar barang yang bisa dicicil bagi mereka yang tidak punya kartu kredit ini sebelumnya berdasarkan persetujuan dari lembaga pembiayan. Itulah sebabnya di beberapa toko online tersedia halaman khusus daftar produk yang bisa dicicil karena tidak semua barang boleh dibeli secara angsuran.



2.Kamu harus menyediakan DP dan ada juga approval fee


Tidak jauh berbeda dengan pengajuan kredit secara offline, kamu harus mempersiapkan uang muka untuk produk yang akan dibeli. Sementara itu, juga ada biaya persetujuan pembiayaan (approval fee) yang kadang dimasukkan dalam total harga dan ada pula diluar harga. Pada beberapa toko online besaran uang muka tersebut dijelaskan di deskripsi barang tetapi mayoritas tidak menjelaskan secara terbuka dan transparan di halaman webiste.


Umumnya, setelah formulir kredit tanpa kartu kredit diajukan ke pada pihak pembiayaan dan tim mereka akan menghubungi kamu secara personal untuk kelanjutan rencana cicilan. Apakah aplikasi diterima atau ditolak, berapa biaya cicilan perbulan dan kapan mulai menyicil nanti akan dibicarakan saat mereka menghubungi kamu. Memang ada program belanja cicilan tanpa kartu kredit yang terbuka langsung di halaman pembelian seperti cicilan tanpa kartu kredit AEON di Mataharimall. Di halaman produk sudah jelas harga dan berapa jumlah cicilan sehingga pembeli mengetahui detail gambaran angsuran serta total harga yang harus dibayarkan.


3.Memiliki tanggungan hutang baru


Hal yang jelas kalau mengajukan kredit dan diterima berarti kamu memiliki sebuah kewajiban baru. Dengan kata lain, kamu harus berjuang untuk bisa melunasi kredit setiap bulan dengan tertib hingga lunas. Menunggak pembayaran akan membuat nama kamu dalam daftar black list lembaga finance sehingga pengajuan kamu selanjutnya mungkin akan ditolak jika suatu saat kamu membutuhkan kredit lagi. Nah, jika kamu tipikal orang yang tidak terbiasa berhutang, tentu secara tidak langsung akan menjadi tekanan sekian bulan akan membayar cicilan. Bahkan kamu akan merasakan tidak nyaman setiap hari apalagi malam hari karena terbayang hutang.


Kalau dipikir-pikir, siapa sih yang dalam hidup ini tidak memiliki hutang? Membuat rumah dengan KPR, kredit mobil, motor atau mungkin berupa studen loan di perguruan tinggi bagi yang kuliah. Di saat memiliki hutang, saya pun merasa terbebani dalam hidup ini. Seperti ada sesuatu yang mengganjal sehingga hidup tidak terasa bebas. Baru saja gajian sudah langsung ludes buat membayar hutang. Kadang berandai-andai, jika tidak memiliki hutang setiap menerima gaji bisa dialokasikan untuk menabung atau investasi. Apalah mau dikata, jika bukan karena bantuan melalui hutang masalah hidup pun akan semakin rumit. Kadang mendapatkan pinjaman bak angin segar, menjadi solusi kebutuhan. Namun, sebagaimana yang dikatakan oleh orang bijak bahwa hidup yang bahagia adalah hidup yang tanpa hutang.  Pesan moralnya, pikirkanlah sebelum membuat hutang apalagi sudah memiliki hutang di tempat lain sebelumnya.



Nilai plus dan kelebihan Belanja Cicilan Tanpa Kartu Kredit



1.Tidak perlu menunggu memiliki uang cukup untuk mendapatkan barang


Mungkin saja sudah begitu lama kamu mengumpulkan uang untuk membeli sebuah barang idaman tapi tetap saja belum mampu. Kesempatan belanja online dengan cara cicilan ini akan mempercepat terwujudnya impian kamu tersebut. Cukup bayar uang muka, barang langsung didapat.


2.Profesi dan aktifitas kamu akan lebih lancar serta produktif

Beberapa orang memiliki pekerjaan yang menuntut memiliki barang elektronik tertentu. Kalau tidak mempunyai maka kerja menjadi terhambat. Kredit dan cicilan menjadi salah satu jawaban yang akan membuat kamu tetap produktif. Barang yang dibeli dari program kredit jika dikaitkan dengan usaha untuk menghasilkan sesuatu, akan menjadi simbiosis mutualisme. Dari barang dibeli kredit tersebut kamu bisa bekerja maksimal dalam memperoleh penghasilan. Ini merupakan prinsip belanja cicilan yang terbaik, bukan sekedar untuk konsumsi.


3.Kamu bisa mengalokasikan dana untuk kebutuhan lain yang lebih utama


Bagi yang sudah berkeluarga tapi memiliki beberapa anak yang ditanggung, tentu akan lebih mendahulukan kebutuhan anak. Saat terjadi bentrok antara biaya sekolah anak dengan kebutuhan untuk memiliki barang tertentu, sementara uang di tangan tidak mencukupi maka saat itu program kredit menjadi salah satu jalan.


So, program kredit tanpa kartu kredit ini benar-benar akan menjadi sebuah kemudahan bagi kamu yang memang sangat memerlukan bantuan kredit, ada manfaat besar  yang kamu dapatkan meskipun harus memiliki tanggungan cicilan. Sebaliknya, jika kamu memiliki uang yang cukup dan tidak memiliki  beberapa alasan penting yang mendorong untuk belanja cicilan, ini mungkin akan menimbulkan beberapa pengaruh negatif. Sebaik-baiknya belanja memang membeli secara cash. Kenapa? Kamu akan lebih hemat dan juga hidup tenang tanpa hutang. Right? 

Di samping itu, jika dibandingkan antara kredit dengan kartu kredit dengan cicilan tanpa kartu, cicilan tanpa kartu lebih ribet urusannya karena tak ubahnya kredit offline yang butuh proses. Tak hanya itu, dalam pengamatan saya saat belanja kredit tanpa kartu konsumen juga dikenakan biaya yang lebih tinggi daripada pemilik kartu.

Selamat berbelanja online baik yang tunai maupun yang kredit. Punya pengalaman belanja online kredit tanpa kartu kredit, yuk share ide dan pengalaman kamu di komentar di bawah ini guys.



This article protected & monitored by :