Pasar Tanah Abang Mulai Kembali Buka. Ini 5 Aturan yang Wajib Kamu Tahu dan Ikuti

Pusat Grosir Metro Tanah Abang oleh GMJ Interior via Instagram


Sejak Indonesia dinyatakan positif covid-19 pada awal Maret 2020 silam, pasar Tanah Abang ditutup oleh pemerintah sementara waktu untuk mencegah penularan virus corona. Setelah hampir 3 bulan tidak beroperasi, informasi terkini per hari ini tanggal 16 Juni 2020 pasar Tanah Abang sudah kembali dibuka untuk para pedagang dan masyarakat yang ingin berbelanja.


Kamu yang sudah lama menantikan kabar ini tentu bahagia dan merasa lega terutama jika kamu mencari nafkah dengan berdagang di pasar Tanah Abang. Saatnya kembali berjuang menjemput rezeki. Meski demikian, berhubung saat ini negara kita belum bebas virus corona dan kasus positif corona terus bertambah ( 39.000 lebih kasus positif per 16 Juni 2020 ) maka ada beberapa hal yang wajib diperhatikan. Sesuai dengan himbauan pemerintah, dirangkum dari berbagai sumber berikut 5 aturan yang wajib diketahui dan diikuti ketika berkunjung ke pasar Tanah Abang berlaku baik bagi penjual maupun pembeli :



1. Pasar Tanah Abang masih di buka menggunakan sistem ganjil genap

Daripada nanti kamu sudah terlanjur ke pasar dan kena sanksi akibat salah informasi, sebaiknya mencatat bagaimana persisnya sistem ganjil genap ini. Dari penjelasan di berbagai media, Direktur Utama Perusahaan Daerah Pasar Jaya membuka kembali pasar dengan syarat kios dibuka secara ganjil dan genap. Maksudnya adalah kios bernomor genap hanya boleh buka di tanggal genap dan kios bernomor ganjil hanya boleh buka di tanggal ganjil. Dengan kata lain, setiap kios buka bergiliran dan kurang lebih mendapatkan jatah buka sekitar 15 hari dalam sebulan.


Dengan demikian, pedagang harus mengikuti dengan disiplin jadwal tersebut. Catatlah tanggal berapa saja kamu bisa membuka toko. Jika melanggar aturan ini akan dikenai sanksi karena beberapa orang petugas polisi dan satpol PP dikerahkan untuk melakukan pengawasan setiap harinya mengecek toko-toko. Jika kedapatan buka toko tidak sesuai sistem ganjil genap nanti tokonya disuruh tutup. Nah, daripada sudah capek-capek ke pasar Tanah Abang membuka toko tetapi disuruh tutup dan kembali pulang, mendingan mengikuti jadwal sesuai nomor toko.


Memang sistem ganjil genap ini dikeluhkan oleh beberapa pedagang karena omset mereka menurun dibandingkan sebelum covid-19, tetapi sistem ini hanya berlaku sementara dalam masa transisi hingga nanti kondisi sudah kondusif. Alasan pemerintah menerapkan sistem genap ganjil adalah untuk menekan jumlah pengunjung sehingga penyebaran virus dapat dikendalikan.


2. Jam berkunjung masih terbatas

Selain pemberlakuan buka toko sistem ganjil genap di atas, pasar Tanah Abang belum dibuka secara penuh seperti biasa. Waktu operasional yang diperbolehkan adalah dari jam 07.000 hingga pukul 14.00 WIB. Jam ini memang tergolong bagi pedagang lebih singkat dimana sebelumnya sampai jam 17.00 WIB tetapi sekali lagi ini hanya sementara daripada tidak buka sama sekali.


Bagi pengunjung atau pembeli, jam tersebut wajib diketahui dan disarankan berbelanja pada jam yang ditentukan. Begitu juga soal pembukaan toko secara giliran, cari tahu apakah toko langganan kamu buka di tanggal ganjil atau genap. Hal ini untuk mencegah diskomunikasi, jangan sampai kamu sudah siap untuk berbelanja memenuhi kebutuhan atau untuk dijual kembali tetapi toko yang kamu harapkan sedang tutup.


3. Pintu akses masuk ke dalam gedung dibatasi

Perlu diketahui bahwa dalam rangka penertiban dan pencegahan penyebaran virus, saat ini belum semua akses keluar masuk dipakai sebagaimana mestinya. Misalnya, di Blok A pasar Tanah Abang terdapat 5 pintu tetapi hanya 3 pintu yang dibuka. Tak hanya itu, jalan masuk dan keluar pasar juga dipisahkan.


4. Menerapkan protokol kesehatan

Sebagai upaya pencegahan dalam penyebaran virus corona-19, pasar Tanah Abang dibuka dengan syarat harus memenuhi protokol kesehatan. Protokol kesehatan ini bukan hanya ditujukan untuk penjual atau pembeli saja tetapi kepada semua pihak yang ada di pasar. Apa saja standar kesehatan yang dilakukan?

Pertama, memakai masker. Pemakaian masker ini memang sudah menjadi rutinitas dan imbauan tetap dikala pandemi covid-19. Setiap orang yang masuk ke pasar Tanah Abang juga diwajibkan memakai masker. Untuk berjaga-jaga bawalah dua buah masker sebagai pengganti bila masker yang sedang dipakai sudah kotor.

Kedua, mencuci tangan di sarana yang disediakan. Di sekitaran pasar telah disediakan beberapa tempat untuk mencuci tangan. Air dan sabun yang disediakan tersebut gratis untuk semua orang, jadi tidak perlu sungkan-sungkan.

Ketiga, mengikuti prosedur pengukuran suhu badan. Jangan kaget kalau sebelum pintu masuk akan berkumpul banyak orang mengantri dalam proses pemeriksaan suhu badan. Jika kamu terburu-buru dan ingin menghindari kerumunan kamu bisa memilih datang lebih pagi.

Keempat, tetap menjaga jarak. Petugas yang dikerahkan di pasar Tanah Abang mengeluarkan imbauan atau pemberitahuan melalui pengeras suara agar pembeli dan penjual bertransaksi dalam jarak aman. Jarak yang disarankan adalah 1-2 meter untuk menghindari cipratan batuk dan bersih serta mencegah penularan melalui kontak langsung.

Kelima, penyemprotan disinfektan area gedung sebelum pasar dibuka. Pihak yang berwenang dalam mengurus operasional pasar melakukan kegiatan pembersihan secara rutin ditambah dengan penyemprotan disinfektan. Hal ini dilakukan sebelum para pedagang dan pengunjung datang serta hanya terbatas pada area diluar toko. Sedangkan untuk bagian dalam toko penyemprotan menjadi tugas pemilik toko.


Nah, demikianlah informasi terkini dan terbaru soal pembukaan pasar Tanah Abang.  Semoga informasi diatas berguna dan tetap lindungi diri ya dalam mencari rezeki maupun bertransaksi.

Subscribe to receive free email updates: