Membeli Bahan Pokok, Lauk Pauk, Sayur Mayur dan Buah Secara Online

Tas Belanja, Berkelanjutan, Buah Dan Sayuran, Organik


Belanja online saat ini semakin mudah saja dan makin lengkap. Dulu mayoritas orang hanya bisa membeli barang-barang tertentu saja ketika online seperti pakaian, makanan ringan, kue kering, aksesoris, buku, elektronik dan peralatan rumah tangga. Kebutuhan-kebutuhan tersebut minim resiko busuk dalam perjalanan jauh, juga lebih hemat dalam biaya kirim. Dibandingkan dengan kebutuhan pangan harian yang umumnya memiliki bobot kiloan yang memakan lebih besar ongkir.


Lain dulu lain sekarang, dalam beberapa waktu terakhir para pebisnis online terus melakukan inovasi dan meningkatkan layanan terhadap pelanggan. Celah jual beli bahan-bahan pokok yang belum familiar di tengah masyarakat ini sudah mulai dikenal luaskan. Berbagai macam bahan pokok yang dijual online diantaranya beras, gula, tepung, minyak goreng, telur dan kedelai.


Lauk pauk yang sudah dijual online diantaranya tahu, tempe, jamur, ikan-ikan kering seperti sepat, teri dan sebagainya. Sayur mayur yang sudah dijual online seperti kangkung, edamame, tomat, bayam, buncis, wortel, cabe, bawang merah, bawang putih, ubi, brokoli, labu siam dan kacang panjang. SOM (Sayur Organik Merbabu) misalnya, bahkan menyediakan penjualan sayur mayur hingga 40 jenis pilihan. Bisa dibilang hampir semua sayur yang dikonsumsi sehari-hari ada.


Buah yang sudah dijual online yaitu apel, jeruk, jambu, buah naga, strawberry, pepaya, nenas, dan mangga. Disamping itu, juga tersedia berbagai jenis bumbu masakan seperti jahe, kunyit, serai, merica, ketumbar, seledri, daun bawang, lada hitam dan lainnya.


Layanan pengiriman diantar ke rumah

Kalau membeli di pasar traditional, supermarket atau toko offline kita harus mengalokasikan waktu yang tidak sebentar. Tak hanya itu, kadang juga diperlukan tenaga untuk mengangkat barang belanjaan sampai ke atas kendaraan. Para ibu-ibu tentu sedikit kewalahan dan repot terutama saat membeli beras. Saat membeli secara online tidak perlu mengangkat-angkat lagi dan hanya cukup beberapa klik kemudian barang kebutuhan pokok sudah sampai di rumah.


Saat cuaca tidak mendukung pun kita tetap bisa belanja tanpa harus melewati jalanan becek atau berpanas-panasan. Terutama dalam suasana pandemi virus corona-19 dimana jumlah orang positif terus bertambah, rasanya belanja dari rumah adalah solusi terbaik.


Belilah dari toko yang berada satu daerah

Agar hemat ongkos kirim, pilihlah penjual yang berlokasi sama. Jangan sampai biaya ongkos kirim beras lebih mahal dibanding harga beras itu sendiri. Misalnya, kamu berdomisi di Jabodetabek, cari penjual yang juga berasal dari Jabodetabek. Lebih bagus lagi bila berhasil menemukan penjual yang berjarak hanya beberapa kilometer dari rumah atau satu kecamatan.


Sebaiknya, memanfaatkan jasa kurir langsung semisal ojek online sehingga kamu tidak dibebankan biaya perkilo melainkan per sekali order. Nilai lebih menggunakan ojek online adalah sayur akan diterima lebih cepat dibanding memakai jasa ekspedisi paketan. Akan lebih bagus lagi kalau penjual memiliki layanan delivery order dengan kurir sendiri.


Sebaiknya memesan 1 hari sebelumnya atau sesuaikan dengan jadwal memasak

Pembelian dan pengiriman secara online waktunya tentu disesuaikan dengan jadwal pengantaran penjual. Prosesnya berdasarkan order yang masuk duluan. Order kamu bisa saja mendapatkan jatah kirim pagi, siang atau sore. Untuk perusahaan besar mungkin memiliki pelanggan lebih banyak sehingga terjadi antrian. Tidak ada salahnya berjaga-jaga memesan satu hari sebelumnya terutama jika bahan pokok atau sayur mayur yang dipesan ditujukan untuk sebuah acara.


Kelebihan dan kekurangan belanja bahan pokok, lauk pauk, buah-buahan dan sayur mayur secara online


Kelebihan : Tidak pakai ribet dan hemat energi. Sebagaimana jual beli online lainnya, membeli bahan pokok secara daring hanya perlu mengklik beberapa kali klik. Tidak lama kemudian barang sampai di depan pintu. Cara ini sangat membantu orang-orang yang sibuk bekerja dan kurang punya waktu ke pasar. Bahkan belanja sayur mayur dan kebutuhan pokok melalui internet ini memberikan manfaat yang jauh lebih besar lagi di masa pandemi covid-19.


Kekurangan :

1.Tidak bisa memilih seperti di pasar traditional 

Enaknya belanja di pasar langsung adalah dapat memegang produk sekaligus memilih-milih.Kalau belanja online hanya melihat gambar produk alias tidak melihat produk secara real. Hal ini mungkin membuat takut sebagian orang. Solusinya mencari penjual yang benar-benar profesional dan dapat dipercaya. Perusahaan yang bertanggungjawab biasanya melakukan pengecekan berlapis sebelum sayur dan buah dikirim ke pelanggan.

2. Ragu apakah masih fresh dan baik untuk dikonsumsi

Solusinya, bacalah deskripsi mengenai kapan tanggal expirenya atau jika tidak ditemukan jangan segan bertanya kepada penjual. Untuk mengantisipasi sayur layu, perusahaan penyedia sayur ada yang menggunakan packing khusus agar tanaman tetap segar sampai kepada konsumen. Carilah penjual yang memakai sistemnya dipesan dulu, baru dipetik dikebun dan langsung diantar.

3.Umumnya tidak bisa tawar menawar harga

Rata-rata harga yang dibanderol secara online sudah bersifat pasti dan tidak ada tawar menawar antara pembeli dan penjual. Meski demikian, beberapa toko online ada yang berinisiatif menyediakan layanan tawar terutama bagi pelangggan yang membeli dalam partai besar.


Meskipun belum seramai penjualan pakaian, buku, aksesoris dan elektronik, penjual bahan pokok dan sayur sudah bisa ditemukan di marketplace seperti Shopee, Tokopedia. Blibli dan Bukalapak. Ada juga pekebun yang menjual langsung hasil kebun melalui media sosial seperti Facebook dan Instagram. Tinggal klik di mesin pencarian, kamu akan menemukan beberapa pilihan dan tinggal menyaring diantara mereka mana yang kira-kira cocok. Jangan lupa memperhatikan rating toko yang diulas oleh pembeli. Hal ini dapat menjadi pertimbangan apakah kamu akan membeli atau tidak.



Subscribe to receive free email updates: