Belanja Online Terpercaya dan Aman, 13 Tips Agar Kamu Tidak Tertipu

KONSUMENDIGITAL.COM----- Belanja online terpercaya dan aman menjadi kebutuhan setiap konsumen. Toko online penipu dalam beberapa waktu terakhir semakin bertebaran di dunia maya, ini tidak lain adalah salah satu trik bagi "pencuri zaman digital" untuk mencari mangsa. Semakin canggih teknologi, semakin canggih pula cara orang melakukan kejahatan dan mencari nafkah secara tidak halal. Mencuri dan menipu tidak hanya ada di dunia nyata tetapi sudah memasuki wilayah online. Bahkan mereka terkadang tampil seolah-olah toko online terbesar, terbaik dan melindungi hak konsumen agar calon korban terperdaya.

Belanja online bebas penipuan menjadi harapan setiap pembeli. Akan tetapi, kabar penipuan belanja secara online membuat konsumen menjadi khawatir akan menjadi korban. Takut uang tidak kembali dan barang juga tidak didapat.  Belanja di toko online juga harus waspada sama ketika masuk ke pasar traditional dimana hati selalu was-was ada copet dan jambret. Namun, bedanya adalah copet di toko online tersembunyi, tidak kelihatan dan pintar melakukan aksi. Umumnya mereka menjual barang dengan foto barang yang palsu alias tidak ada barang, hanya memakai foto orang lain tanpa izin.

Terkadang menjadi korban kejahatan dan kerugian adalah karena kita sendiri yang memberikan kesempatan. Oleh karena itu, sebelum mengalami kerugian dan menjadi korba penipuan, sebaiknya membentengi diri terlebih dahulu. Belanja online itu menjadi sebuah kebutuhan dan tuntutan di zaman sekarang. Kita tidak dapat menghindari karena keuntungan yang ditawarkannya seperti hemat waktu dan energi. Cara terbaik adalah bijak dan lebih kritis dalam belanja online itu sendiri.



Belanja online tidak boleh asal klik tapi harus hati-hati



Tidak ada yang benar-benar sempurna di dunia ini apalagi sebuah toko online yang dibuat oleh manusia, jika ditelusuri pasti ada saja celah kekurangannya. Baik Tokopedia, Bukalapak, Lazada, Zalora, Blibli, Blanja, Mataharimall dan lainnya mereka sudah berusaha maksimal agar setiap orang bisa belanja dengan aman dan nyaman. Meski demikian, sebagai konsumen kita juga harus membarenginya dengan cara melindungi diri sehingga hal yang tidak diinginkan dapat sama-sama dicegah. Baik perusahaan pemilik toko maupun pembeli harus sama-sama melakukan pencegahan dan memerangi penipuan online. Agar tidak tertipu saat belanja online, sebaiknya mengingat beberapa informasi penting di bawah ini.


1. Ingat bahwa di marketplace seperti Tokopedia dan Bukalapak adalah "pasar atau mall ", artinya bukan terdiri dari 1 toko melainkan ratusan dan jutaan toko berkumpul disana. Kitalah yang memilih akan belanja di toko mana diantara jutaan toko yang berjualan di mall tersebut. 

Tokopedia dan  Bukalapak tidaklah berisi 1 toko melainkan ribuan bahkan jutaan toko, tentu saja sulit untuk mengukur dan memastikan bahwa semua pemilik toko beritikad baik dan terbukti bertanggungjawab. Hampir semua rakyat atau masyarakat bisa berjualan. Tua, muda, perempuan, laki-laki, punya stok atau tidak punya stok, official toko brand kelas atas atau pemula  yang belajar berjualan bahkan anak yang masih di bangku sekolah bisa jualan di marketplace. Ada toko dengan produk kualitas bagus, branded, standar dan bawah standar. Begitu juga dengan harga barang kaki lima atau sekelas butik. Pembeli tinggal menentukan pilihan saja lagi.

Sebagai marketplace, Tokopedia dan Bukalapak cenderung berfungsi sebagai penyedia fasilitas lapak gratis dan pihak ketiga yang menjembatani jika terjadi masalah antara pembeli dan penjual. Tujuan kedua perusahaan tersebut adalah membantu masyakarat UMKM dan rakyat agar sejahtera. Mereka juga berusaha memperbaiki kualitas penjual misalnya pelapak yang tidak aktif tokonya dalam waktu lama akan dibaned. Meskipun ada fasilitas yang menjamin keamanan seperti Rekening Bersama, kadang bisa saja celah penipuan dilakukan oleh mereka yang lebih lihai dalam cyber crime. 

Walaupun belanja di marketplace, perusahaan yang berbadan hukum dan terkenal, sebenarnya inti transaksi adalah antara kita dengan salah satu toko disana yang menjual produk yang ingin dibeli. Oleh karena itu, perhatikan benar dengan siapa kita melakukan transaksi.  Dalam dunia online, siapa yang bisa memastikan niat di dalam hati masing-masing penjual karena saat belanja online kita tidak memegang produk, tidak datang ke toko nyata serta tidak melihat wajah penjual secara langsung. Murni adalah sistem kepercayaan dan keyakinan.


2. Melakukan penelitian mana saja diantara jutaan toko yang ada yang merupakan toko terpercaya, terbukti bukan toko palsu dan profesional. Menjauhkan diri dari pelapak nakal

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya bahwa sebagai marketplace atau pasar, ribuan bahkan jutaan orang berjualan di Tokopedia dan Bukalapak. Lakukan filter dan temukan beberapa toko terbaik diantara yang baik. Agar lebih mudah membedakannya dengan toko lain, kemudian memfavoritkannya sehingga kapan belanja tinggal lihat di list toko favorit. Dulu awalnya saya kurang paham bahwa Tokopedia itu tidak jauh berbeda dengan pasar. Ada banyak toko  atau lapak disana. Saat berpikir Tokopedia dan Bukalapak terdiri dari 1 toko,  dulu saya belanja di toko sembarangan saja di Tokopedia, tidak pilih-pilih. Sekarang setelah mengetahuinya, saya melakukan seleksi toko dulu baru melakukan order.

Ketika saya mengetik produk yang akan dibeli, saya melihat toko yang muncul satu-satu di hasil pencarian. Kemudian saya pilih toko yang sudah berhasil menjual ratusan hingga item produk, toko yang difavoritkan oleh banyak pengunjung  dan akun toko sudah berumur tua serta masih aktif bertransaksi. Tahun mulai berjualan, total produk yang telah terjual, review atau testimoni pembeli dapat menjadi indikator terpercaya atau tidaknya sebuah toko di Tokopedia. Saya juga sering melihat diskusi produk serta bagaimana tanggapan penjual. Pokoknya memfilter toko perlu dilakukan agar tidak terjebak pada toko online abal-abal.


3. Menjaga ketat akun, kata sandi atau password serta mengenali phising

" Sistem toko online besar yang dilengkapi dengan keamanan tidak akan berguna jika pembeli tidak berhati-hati. Keamanan belanja sejatinya tergantung kedua pihak, toko online dan pembeli. Secanggih apapun sistem keamanan tapi kalau pembeli lalai tetap saja akan ada peluang penipuan oleh oknum tidak bertanggungjawab. "

Selain menjatuhkan pilihan belanja di toko yang tepat, agar aman belanja online jangan lupa konsumen juga harus mampu menjaga kerahasiaan akun beserta pasword. Ecommerce telah dilengkapi sistem keamanan berlapis dan deteksi penyalahgunaan akun. Meski demikian, kalau informasi akun tidak disimpan dengan baik bisa saja dilihat dan digunakan orang. Saya membaca ada seorang yang merasa tertipu belanja online di Tokopedia karena uangnya hilang dan barang juga tidak didapatkan.

Usut punya usut ternyata dia menjadi korban cyber crime atau kejahatan dunia maya khususnya phising dimana sandi atau paswordnya dibajak atau dicuri. Pembeli dipancing oleh pencuri untuk melakukan login dengan email dan sandinya ke sebuah link yang mirip dengan toko online asli kemudian email dan sandi tersebut dibajak oleh mereka. Tindakan phising adalah pencurian informasi penting milik pembeli kemudian diambil alih oleh pelaku. Terkadang mereka juga mengirim link atau url bertujuan phising ke email seperti memberikan informasi penawaran dan lainnya. Caranya hindari melakukan klik terhadap email atau situs yang tidak diketahui. Selain itu, jangan menaruh email dan sandi di sembarang tempat.

Secara umum marketplace dilengkapi dengan sistem keamanan tapi bila kita sebagai pengguna tidak proteksi dengan akun dan pasword sendiri akan mendatangkan bahaya maupun penipuan. Terkadang penipuan bukanlah salah orang lain melainkan diri kita sendirilah yang telah memberikan peluang. Sebagai konsumen kita harus berusaha mendapatkan sesuai hak dan mendapatkan pelayanan terbaik saat belanja online maupun offline. Namun, jangan hanya menggantungkan nasib pada sistem keamanan toko online saja tetapi konsumen juga harus kritis dan berusaha melindungi diri terlebih dahulu. Keamanan belanja online bukan hanya pekerjaan rumah pemilik toko tetapi juga pembeli. Menjadi konsumen yang lebih cerdas turut membantu sehingga bisa mendapatkan pengalaman belanja online yang cukup baik.


4. Melakukan pengecekan nomor rekening untuk pembayaran secara berulang kali serta memastikan jumlah tagihan waktu membuat order

Ketidaknyaman belanja online juga terjadi karena kurang hati-hati saat melakukan pembayaran. Misalnya transfer lewat ATM dengan kode unik, teman saya pernah lupa menyertakan kode uniknya dan hanya transfer sebanyak total harga barang dan ongkos kirim. Akibatnya, transfer yang dilakukannya tidak terbaca oleh sistem. Untungnya menyimpan bukti transfer sehingga uang bisa diklaim dan kembali ke tangan secara utuh.

Hindari melakukan pembayaran mendekati batas waktu. Sebagian orang lupa dengan kapan hari dan jam terakhir pembayaran sehingga melakukan transfer diluar ketentuan. Hal ini membuat invoicenya hangus dan sudah kadaluarsa. Sebaliknya, usahakan transfer jauh-jauh sebelum batas waktu pembayaran habis.Kalau bisa begitu melakukan order langsung dibayar sehingga lebih pasti telah berjalan dengan lancar. Berikutnya jangan lupa menyimpan bukti transfer. Jika takut hilang sebaiknya difoto dan disimpan dalam galeri. Ini sebagai tindakan berjaga-jaga kalau seandainya lagi apes dan sistem eror.


5. Kalau setengah hati, mendingan tunda dulu. Kalau muncul pikiran macam-macam dan hati berdetak kurang nyaman, beli lain waktu, lebih baik ditinggalkan sementara. Kadang insting, sugesti dan naluri itu benar

Bagi mereka yang belum pernah belanja online, baru akan mencoba pertama kali atau newbie kadang mereka diliputi rasa khawatir. Inilah yang hampir dirasakan semua orang. Bertanya-tanta apakah akan aman, bagaimana kalau barang tidak dikirim atau bagaimana kalau barang rusak. Kegundahan, khawatir, dan gelisah akan mempengaruhi suasana hati serta menguras energi maupun emosi. Belanjalah secara online disaat tiada prasangka buruk dan benar-benar yakin bahwa semua akan berjalan lancar. Mendingan tidak usah belanja dulu daripada rasa khawatir tidak aman atau rugi terus membayangi karena membuat pikiran maupun hati tersiksa.


6. Belanjalah disaat tenang, jangan terburu-buru atau tergesa seperti dikejar-kejar sesuatu

Kesalahan yang beberapa kali saya lakukan adalah melakukan order dalam keadaan tidak tenang, seakan waktu mau habis. Terlebih saat ada promo dengan waktu terbatas, hati dan pikiran saya tidak karuan takut tidak kebagian. Ini sering menjerumuskan seperti merasa salah pilih dan menyesal. Waktu melihat satu produk saya langsung terpaku dengan produk tersebut, jadi buru-buru order takut tidak kebagiaan atau out of stock. Setelah order dan lirik sana sini malah menemukan ada produk yang lebih menarik.

Saran saya sebelum melakukan klik order, lihatlah semu produk senada secara keseluruhan terlebih dahulu. Dengan demikian tidak akan menyesal atau merasa kecewa. Saat membeli produk saya begitu yakin tetapi setelah produk sampai saya merasa membuang-buang uang karena salah order. Kemudian jangan sampai karena tergiur promo cashback atau gratis ongkos kirim kemudian terjerumus membeli barang yang tidak dibutuhkan. Sama saja dengan membuang-buang uang karena barang tidak terpakai.


7. Kenalilah 3 hal pokok yaitu bahan/karakteristik kain, macam-macam warna serta ukuran suatu produk

Saya sering merasa terjebak dan tertipu lantaran saya tidak memahami ketiga hal tersebut. Umpamanya, saya salah paham warna pink magenta dengan fuschia. Atau ketika membeli gamis, saya lihat difotonya mengembang sehingga berpikir akan cocok dengan tubuh langsing dan longgar ternyata kainnya spandex sehingga pas dipakai lurus saja tidak mengembang karena agak berat dan lengket di tubuh. Bisa juga salah paham size sehingga mungkin harus dipermak atau tidak bisa dipakai.

Sebagian penjual sudah melampirkan keterangan lengkap mengenai bahan serta karakteristiknya. Begitu juga sudah ada dijelaskan size yang tersedia dan ukuran yang mereka punya. Namun, terkadang kita sebagai konsumen salah paham dan kurang mengerti. Hindari menebak bahan produk atau mengira-ngira atau menerka saja. Kalau belum jelas, mendingan tanya berulang kepada penjual daripada salah beli.


8. Bagi yang baru akan mencoba untuk pertama kali, agar tidak salah sebaiknya memahami cara dan langkah-langkah belanja

Setiap toko online sudah menyediakan panduan, cara, langkah demi langkah belanja online dari awal hingga akhir. Mungkin saja cara setiap toko online berbeda, jadi jika ragu sebaiknya baca artikel atau video bagaimana urutan belanja yang benar. Secara umum, langkah belanja online adalah pilih barang, klik beli masuk keranjang belanja, teruskan dan masukkan alamat, pilih jasa pengiriman, konfirmasi pilihan pembayaran, transfer dan barang dikirim. Agar nyaman belanja, perlu juga mempelajari cara belanja hemat dalam satu ongkos kirim sehingga tidak mubazir atau rugi. 


9. Ketahui fitur-fitur perlindungan buat pembeli

Selain memberikan fasilitas pembayaran aman melalui Rekening Bersama, marketplace juga memberikan fitur tambahan agar pembeli mendapatkan pengalaman belanja memuaskan. Beberapa fitur tambahan misalnya di Tokopedia ada Pusat Resolusi, fasilitas pengembalian barang atau Retur di Bukalapak dan sebagainya yang melindungi hak pembeli. Dengan mengetahui fitur-fitur tersebut, belanja online menjadi lebih tenang dan lancar.


10.Pilih ekspedisi yang tepat. Sesuaikan kapan produk dibutuhkan dengan order serta pengiriman

Bagi kamu yang takut jika barang terlalu lama sampai ke tangan atau memerlukan barang dalam waktu cepat, cara terbaik adalah memilih jasa pengiriman tercepat. Misalnya butuh produk tanggal 10, usahakan melakukan order sebelum tanggal 3 buat berjaga-jaga mana tahu ada hambatan pengiriman. Lebih baik memesan barang jauh hari sehingga lebih nyaman. Apalagi kalau daerah kamu jauh di luar Jawa, mengirim paket kadang ada hambatan cuaca, antrian dan lainnya.

Jika butuh produk yang dibeli dalam 2 hari dan waktu memesan barang secara tiba-tiba, belilah di toko yang menyediakan fasilitas Gojek sehingga cepat sampai. Jangan sampai menjadi pembeli yang ingin barang segera sampai tapi memilih jasa pengiriman terlama dan termurah. Kadang kita sebagai pembeli yang memesan barang baru hari ini dan ingin sampai besok, tidak melakukan prediksi antara waktu dan jarak. Kemudian saat barang tidak sampai kita menyalahkan penjual.


11. Waspada dan kenali toko online penipu atau penjual nakal

Semakin cerdik cara orang menipu seharusnya semakin waspada dan cerdik pulalah kita sebagai konsumen. Sebelum mereka mengelabui kita, kita harus mengenali keberadaan mereka terlebih dahulu. Mereka bagaikan singa berbulu domba yang siap menerkam kapan saja. Sebagai orang awam dunia teknologi informasi, bisa saja seseorang menjadi korban atas ketidaktahuannya. Oleh karena itu, perlu mendeteksi penipuan sebelum terjadi.

Banyak toko online yang menjamur di internet dan tentu saja tidak semua toko online yang bertebar adalah toko yang amanah. Bagaimana cara mengenali penjual nakal dan penipu? Namanya penipu, mereka berusaha menutupi identitas asli baik alamat tinggal, foto diri dan nomor kontak. Mereka tidak akan mau membuka informasi diri tersebut. Jikapun ada mungkin menggunakan identitas orang lain, sebaiknya telusuri dan coba menghubungi terlebih dahulu.

Biasanya para penipu juga tidak mau jika melakukan COD ( Cash On Delivery) yaitu pembayaran saat barang sampai di tangan dimana antara penjual dan pembeli bertemu secara langsung. Tindakan yang mencurigakan seperti mendesak untuk segera membayar, atau terlalu berlebihan dalam mempromosikan produk juga harus diwaspadai. Begitu juga kalau  website toko online yang terkesan asal atau tidak profesional. Kadang cara mereka menarik minat calon korban juga dengan menjual harga jauh di bawah standar terutama kendaraan dan barang elektronik. Saya pernah hampir tertipu oleh penjual sepeda elektrik karena harga lebih murah tapi saya lihat gambar yang digunakan adalah gambar orang lain semuanya. 


12.Baca dan belajar dari pengalaman mereka yang tertipu

Jika perlu, sebelum berbelanja bacalah tips belanja online baik di Tokopedia, Bukalapak dan toko lainnya untuk dijadikan pertimbangan sebelum melakukan transaksi. Tak lupa baca juga tentang keluhan belanja online yang ada di internet. Beberapa konsumen bercerita tentang bagaimana mereka sampai mengalami penipuan dan kerugian. 

Dengan belajar dari kasus orang yang memiliki pengalaman buruk belanja, kita dapat mengambil hikmah agar hal serupa tidak terjadi saat kita belanja. Tak hanya itu, kita juga akan mendapatkan pengetahuan bagaimana cara belanja online terpercaya dan aman. Penipuan belanja online kadang berasal dari faktor eksternal dan internal, jadi ketahuilah poin mana saja yang menjadi celah penipuan belanja online dan berusaha menutup celah tersebut.

13. Belanja di situs toko online resmi

Sekarang penipuan juga tak kalah kreatif. Untuk mengelabui korban mereka membuat situs yang hampir mirip dengan toko online besar yang ada di Indonesia. Oleh karena itu, perlu memastikan bahwa url atau alamat website tempat belanja sudah benar. Kalau bisa utamakan belanja di toko online yang sudah berbadan hukum atau setidaknya memiliki toko fisik nyata sehingga kita tahu kepada siapa kita akan melakukan klaim serta tuntutan kalau mereka merugikan.

Beberapa daftar toko online terbaik, terbesar dan resmi yaitu Tokopedia, Tiket.com, Pegipegi, Bukalapak, Blanja, Blibli, Traveloka, Lazada, Muslimarket, Zalora, Hijabenka, JD.ID, Mister Aladin dan masih banyak lagi. Umumnya, toko online yang iklannya keluar di televisi maupun surat kabar telah dipublikasikan secara resmi dan mereka termasuk toko besar. Kalau mereka bermaksud menipu tentu tidak disiarkan secara besar-besaran di seluruh Indonesia.

Keduabelas tips diatas juga dapat menjadi pegangan belanja online di toko manapun di internet baik marketplace, toko perorangan, ecomerce perusahaan maupun belanja online di media sosial seperti facebook, instagram. Untuk mencapai kenyamanan dan keamanan belanja online, mulailah dari diri sendiri. Semua toko online hanya menawarkan, kitalah yang memutuskan akan membelanjakan uang dimana. Sebelum melakukan transaksi, bekali diri terlebih dahulu. Semoga tips dan trik diatas berguna.